Team GARUDA 25 Se Kabupaten Benyuwangi, Berikan Pernyataan Sikap dan Dukungan Pada Yusuf – Riza

  • Whatsapp

KABAROPOSISI.NET.|BANYUWANGI – Bertempat di Caffe Ijen Isun Dusun Watu Rejosari Glagah Banyuwangi.Kamis (24/09/20) sekira pukul 9.00 WIB. Berlangsung pertemuan Team Garuda 25 bersama Paslon Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko, S.sos. (Yusuf) dan Muhammad Riza Aziziy, M. IEB (Gus Riza).

Calon Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi yang lebih dikenal dengan sebutan Pasangan Calon Yu -Riz (Yusuf-Riza) itu hadir beserta timsesnya. Terlihat juha kehadiran Ketua Bappilu Partai Demokrat Banyuwangi Iwan Rudiyanto, SH serta para undangan yang tergabung dalam Team Garuda 25 Pengurus Ranting dan PAC se Kabupaten Banyuwangi.

Koordinator Tim Garuda 25 Achmad Aliwafa pada kesempatan tersebut dalam sambutannya menyampaikan.

“Ini mungkin bagian dari pengasan kami terutaman saya sebagai koordinator. Alhamdulillah pada momentum pada kali ini saya bersama teman-teman pengurus ranting maupun PAC bisa bertemu dengan Calon Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi sehingga bisa menyampaikan keluh kesah hati dan pikiran selama ini”, mukaddimahnya.

Aliwafa juga mengatakan harapan-harapannya yaitu ingin memiliki Bupati yang peduli, dikenal dan mengenal orang-orang level bawah. Harapannya memiliki Bupati atau pemimpin yang peduli terhadap masyarakat Banyuwangi. Bukan Bupati yang hanya dikenal oleh orang-orang level kalangan elit, tapi Bupati yang dikenal dan mengenal orang-orang yang ada di level bawah. Dikatakan pula bahwa Bupati yang diinginkan adalah yang ketika masyarakat butuh kehadirannya tidak terlalu ribet protokolernya.

Berikut Calon Bupati Yusuf Widyatmoko dalam sambutannya menyampaikan,

“Intinya bahwa saya menyampaikan terima kasih sekali, yang mana ini tambahan sepirit bagi kami, tambahan semangat bagi kami ini sangat luar biasa sekali. Yang itu semuanya tidak pernah saya perkirakan sebelumnya. Ini tentunya semua ingin ada perubahan, ingin ada pemimpin baru. Tentunya ketika mempunyai keinginan pemimpin baru, yang diharapkan jadi pemimpin itu harus bisa bagaimana mengayomi bersilaturrahmi berkomunikasi dengan masyarakat”, ungkapnya.

Yang menarik penyampaian Yusuf dan mendapat applouse hadirin adalah bukan waktunya lagi pemimpin gagah-gagahan dan pencitraan.

“Saya sepakat karena sekarang ini sudah tidak ada waktunya lagi pemimpin ini harus gagah-gagahan di atas tetapi pemimpin harus melayani dan harus dibawah betul-betul bukan pencitraan saja”, cetusnya.

Lanjut Yusuf mengajak hadirin bersama-sama menghadapi pemilu 9 Desember dengan baik tidak ada persoalan dan jaga keamanan. Karena agendanya adalah pernyataan dukungan, berikut Yusuf juga mengajak pendukungnya untuk memenangkan pasangan Yusuf Riza (Yu-Riz).

Dan pada kesempatan itu pula Yusuf sekilas ceritakan perjalanan panjang bagaimana bisa mendapatkan rekom dari Partai. Yang intinya menurut Yusuf diragukan bisa mendapatkan rekom dari Partai. Bahkan ada yang klaim dirinya tidak mungkin bisa mendapatkan rekom dari Partai manapun. Tapi ternyata kata Yusuf Allah berkehendak lain, dan akhirnya mendapatkan rekom dari Partai Demokrat, PKB, Partai Golkar, dan PKS.

Sementara Calon Wakil Bupati KH. Muhammad Riza Aziziy (Gus Riza) pada kesempatan berikutnya mengatakan. Bahwa Banyuwangi perlu perubahan, Banyuwangi perlu penguatan kembali. Dari sisi aspirasi, bahwa pembangunan itu bukan sekedar top down tapi perlu buten up perlu mewujudkan aspirasi dari masyarakat agar supaya pembangunan menjadi lebih baik, dan menjadi lebih mewakili aspirasi dari masyarakat.

Gus Riza menyampaikan mohon maaf baru bisa bersilaturrahmi, karena memang padatnya kegiatan silaturrahmi yang diinisasi oleh para pendukung-pendukungnya harus di penuhi. Gus Riza mengatakan bahwa itu artinya kapitalisasi dukungan terus menerus semakin menguat juga berharap pada 9 Desember nanti semoga bisa menjadi pelayan bagi masyarakat di Banyuwangi.

Acara pun ditutup dengan doa yang dipimpin langsung oleh Calon Wakil Bupati Banyuwangi KH. Muhammad Riza Aziziy atau yang lebih akrab dengan nama panggilan Gus Riza putra dari KH. Hisyam Syafa’at Pengusuh Pondok Pesantren Darussalam Blokagung itu. (r35)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *