Partai Demokrat Banyuwangi, Bagi-Bagi Rejeki Hasil Panen Jagung Pada Masyarakat & Sosialisasi

  • Whatsapp

KABAROPOSISI.NET.|BANYUWANGI – Jalankan amanah Partai melalui Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang memeritahkan kader Demokrat seluruh Indonesia. Yaitu agar menyisihkan rejekinya untuk berbagi rejeki, membantu masyarakat kurang mampu terutama terdampak Covid 19.

Untuk itu Partai Demokrat Banyuwangi dibawah komando Ketua DPC nya yang juga selaku Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Michael Edy Hariyanto, SH. Yang kebetulan hanis panen Jagung, Senin 14/09/2020 serbu masyarakat di 6 Desa Dapil 5 tepatnya wilayah Kecamatan Kalibaru Kabupaten Banyuwangi, dengan bantuan paket sembako. Kegiatan tersebut juga masih serangkaian dengan program partainya yaitu membantu masyarakat terdampak Covid 19.

Terlibat juga dalam kegiatan tersebut selain Michael Edy Hariyanto, Sekertaris DPC Julisetyo PR, Ketua Bappilu DPC Demokrat Banyuwangi Iwan Rudiyanto, SH, Jajaran Pengurus DPC dan DPAC, Anggota Fraksi Demokrat diantaranya Emy Wahyuni, Ricco Antar Budaya, Riccy Antar Budaya, dan M. Fathan, serta Kader Partai militan lainnya.

Seperti biasa Michael Edy Hariyanto, SH selaku Ketua DPC juga Wakil Ketua DPRD Banyuwangi sosilisasi terkait penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat yang ditemuinya. Mengingat semakin bertambahnya kasus positif Covid 19 di Banyuwangi yang sudah menembus angka 1000 lebih. Michael menghimbau kepada masyarakat untuk disiplin pakai masker, rajin cuci tangan, bersihkan badan setelah berkerja sebelum kontak langsung sama anak, istri, dan sudaranya.

Sebagai konsekwensi dari himbauannya untuk mematuhi protokol kesehatan, Partai Demokrat selain bagi-bagi rejeki paket sembako juga sebarkan sekira 1500 masker kepada masyarakat. Pantauan kedia masyarakat pun menyambut baik terhadap apa yang dilakukan Partai Demokrat.

Sehubungan sekira 3 bulan lagi akan digelar Pilkada Banyuwangi, Michael juga mengajak kepada masyarakat untuk turut mensukseskan pesta demokrasi Pilkada memilih Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi 9 Desember mendatang. Masyarakat diminta untuk hadir memberikan suaranya karena akan menentukan siapa pemimpin Banyuwangi dan nasib rakyat ke depannya.

Dan pada kesempatan yang sama Michael Edy Hariyanto memeperkenalkan Calon Bupati dan Wakil Bupati yang diusungnya yaitu YUSUF WIDYATMOKO, S.Sos, dan KH. MUHAMMAD RIZA AZIZIY, M.IEB. Lanjut Michael juga sampaikan apa alasan Partai Demokrat memberi rekomendasi kepada YUSUF dan GUS RIZA.

Menurut Michael YUSUF WIDYATMOKO adalah punya pengalamannya selama mendampingi Bupati Anas, tidak diragukan lagi dalam mengelola Pemerintahan dan pembangunan di Banyuwangi. Andil YUSUF WIDYATMOKO dalam memajukan pembangunan Banyuwangi sudah teruji dan terbukti selama 2 periode (10 tahun). Sehingga Partai Demokrat bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), juga Partai-Partai Non Parlemen. Berkomitmen mengusung dan mendukung YUSUF untuk jadi Bupati Banyuwangi.

Sementara tentang kenapa Wakilnya harus KH. MUHAMMAD RIZA AZIZIY atau GUS RIZA. Michael menjelaskan bahwa GUS RIZA dari sisi religiusnya (keagamaan) tidak diragukan, dia adalah putra dari KH. HISYAM SYAFA’AT Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Blokagung. Bekal keilmuan dan pengalaman organisasinya, juga tentang tata kelola ekonomi yang baik, jadi alasan kenapa harus sandingkan GUS RIZA sebagai wakilnya YUSUF WIDYATMOKO.

Michael juga singgung tentang Banyuwangi yang sangat kaya, Banyuwangi sudah maju dikelola Bupati Anas. Lanjutnya, kekayaan dan kemajuan Banyuwangi ke depan akan dirasakan rakyat Banyuwangi kalau dipimpin oleh orang yang baik. Sehingga Michael mengingatkan masyarakat untuk tidak memilih pemimpin hanya karena uang 50 ribu atau 100 ribu rupiah. Karena menurut Michael calon pemimpin yang dipilih dengan cara membeli suara rakyat akan korupsi dan lupa kepada rakyatnya.

Pungkasi penyampainnya lagi-lagi Michael mengingatkan masyarakat untuk tidak meremehkan Virus Corona. Hal tersebut karena menurut Michael Virus Corona sudah banyak memakan korban jiwa dan belum ada obatnya sampai sekarang. (r35).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *