Forpimka Singojuruh Blusukan Sosialisasi Jelang Diberlakukannya New Normal

  • Whatsapp

Kabaroposisi.net (Banyuwangi)

Beredar informasi akan diterapkannya New Normal di Banyuwangi, Forpimka Singojuruh blusukan ke beberapa tempat untuk melakukan sosialisasi Selasa 09/06/2020.

Tampak di jajaran Forpimka Camat Singojuruh Trisetia Sipriyanto, S.STP.,M.Si, Kapolsek Singojuruh Iptu Abd. Rohman didampingi Kanit Binmas Aiptu Didik Sudarmanto, SH, Kanit Provos Aiptu Restu, Danramil 0825/13 Singojuruh Letda Cba Wailik didampingi Babinsa Singolatren Sertu Hadi Sucipto. Terlibat dalam kegiatan tersebut Kepala Puskesmas Singojuruh Supriyadi Bintoro dan salah satu pegawai dari Dispenda Banyuwangi.

Kebetulan kegiatan sosialisasi New Normal Forpimka Singojuruh terpantau sedang memasuki salah satu Rumah Makan yang ada di wilayah Dusun Wijenan Lor Desa Singolatren yaitu Rumah Makan Maharani yang dikelola H. Heri. Kepala Desa Singolatren Apandi turut menyambut kehadiran rombongan Forpimka.

Kepala Puskesmas Singojuruh Supriyadi Bintoro yang juga bagian dari Gugus Tugas Kecamatan dalam konfirmasinya mengatakan, “Kegiatan sosialisasi untuk sementara dilakukan ke beberapa tampat usaha termasuk usaha kuliner atau rumah makan yang ada di wilayah Singojuruh. Sementara yang disosialisasikan terkait akan diterapkannya New Normal di Banyuwangi. Yang mana baik pelaku usaha juga masyarakat biar tahu bahwa pada New Normal ini masyarakat bisa melakukan aktivitas seperti biasa hanya tetap mengikuti SOP Protokol Kesehatan”.

Danramil 0825/13 Singojuruh Letda Cba Wailik dalam keterangannya ketika ditanyak sejauh mana kira-kira kesiapan Singojuruh menyongsong New Normal menyampaikan, “Karena ini demi kebaikan bersama kita harus siap dengan New Normal, dan mudah-mudahan dengan adanya sosialisasi ini nanti masayarakat Singojuruh harus siap juga bisa membiasakan diri dengan kebiasaan baru yang dimaksutkan New Normal seperti misal harus biasakan diri pakai masker di dalam maupun di luar rumah, rajin cuci tangan, dan jaga jarak”.

Lanjut disambung keterangan oleh Kapolsek Singojuruh Iptu Abd. Rohman terkait sosialisasi New Normal, “Kami dari aparat kepolisian bersama unsur Pemerintah Kecamatan, Danramil, dan Kepala Puskesmas Singojuruh. Sepakat mengikuti program Pemerintah yaitu New Normal dan mensosialisasikan terkait masalah hidup dengan kebiasaan baru. Sehingga masyarakat mengerti dan memahami masalah SOP Protokol Kesehatan yang harus dipatuhi dalam New Normal sperti jaga jarak, cuci tangan, dan pakai masker. Himbauan seperti ini kita berikan kepada pemilik usaha maupun tempat-tempat lain yang dimungkinkan mengudang kehadiran orang banyak. Kenapa, karena kita sementara ini bisanya hanya melakukan upaya pencegahan. Semoga masyarakat tumbuh kesadaran yang tinggi dengan adanya sosialisasi ini”.

Ketika ditanya tentang konsekwensinya bila terjadi pelanggaran, Kapolsek Iptu Abd. Rohman menegaskan. Untuk sementara ini diusahakan secara persuasif, maskimalisasi sosialisasi dan himbauan sampai masyarakat betul-betul menyadari bahwa mengikuti SOP Kesehatan adalah suatu kebutuhan di masa pandemi ini.

Sementara Camat Singojuruh Trisetia Supriyanto, S.STP.,M.Si menuturkan, “Sosialisasi ini kami lakukan supaya para pemilik usaha medukung program New Normal, karena untuk permasalahan ini kita harus bersama-sama. Dan perlu diketahui serta difahami oleh masyarakat bahwa melindungi diri kita sendiri juga menyelamatkan orang lain”.

H. Heri selaku pemilik Rumah Makan Maharrani kepada media menyampaikan, bahwa dirinya siap melaksanakan himbauan yang disampaikan oleh Forpimka Singojuruh.

“Insyaallah saya harus siap, karena ini kebaikan bukan untuk kita sendiri tapi untuk semuanya. Saya akan berusaha semaksimal mungkin, karena saya yakin apa yang menjadi himbauan bapak-bapak ini pada dasarnya karena sayang kepada kita semua. Yaitu maksutnya bagaimana kita lancar dalam melakukan aktivitas seperti biasa dan juga selamat dari wabah”,

Apandi Kades Singolatren mengaku siap medukung diberlakukannya New Normal di Banyuwangi. Kata Apandi keberadaan Kampung Tangguh di Desanya dalam rangka menjawab kesiapan Desa Singolatren menjalani kebiasaan baru. (rh35).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *