Pemudik Blora, Belum pernah Rapidtest Maupun Ditest Swab Oleh Petugas Medis Blora

  • Whatsapp

BLORA Kabaroposisi.net, – Para perantau asal Kabupaten Blora mulai berdatangan sampai hari ini Jumlah yang sudah sampai ke Blora mencapai 14.000 orang, datang dari dearah pandemi Jakarta, Surabaya dan luar pulau jawa seperti Kalimatan dan Sumatra Bali.

Diperkirakan Jumlah ini akan terus bertambah sampai pertengahan bulan puasa sebelum lebaran nanti di bulan Mei.

Bacaan Lainnya

Sekertaris Daerah Pemda Blora, I Gede Komang

Sekertaris Daerah I Gede Komang, ” kami minta ke desa untuk mendata para perantau dan menghimbau untuk isolasi diri secara mandiri, para perantau di cek dengan termoScan nanti ketika isolasi mandiri selama 14 hari jika positif dibawa ke puskemas diteruskan di RSUD”, tegasnya.

” Sementara itu, ditanya lebih lanjut apakah tidak dilanjutkan rapidtest, Pemerintah Blora hanya mendapat 90 alat yang sangat sedikit, ” imbuh Sekda Blora, dalam wawancara audensi oleh geram 6/04/2020.

Selanjutnya sekda Blora,” kami sudah perintahkan ditiap kacamatan untuk update data para perantau perjam, ” tegasnya.

Penanganan para perantau di serahkan kepada pemerintah desa, pemerintah desa menyiapkan peralatan pencegahan covid-19. Dengan membuat Posko desa melalui surat edaran nomer 440/1115/2020. Tetapi masih banyak desa yang tidak membuat posko.

Saat wawancara dengan kepala desa Tawangrejo Bambang Budiono, ” kami belum membuat posko penanganan covid-19 kami masih bingung diambilkan anggaran darimana, kami sudah mensosialisakan untuk para perantau karantina mandiri kelihatannya sulit kerena mereka butuh biaya hidup, biasanya ikut ngedos dari pagi sampai siang biar virus corona hilang jawab mereka, kami minta untuk jangan berpergian selesai ngedos dijawab sudah tahu, ” terang Kades.

Pemudik di Blora mulai memadati Lalu Lintas

Ketika dipastikan apakah benar benar isolasi diri dirumah belum pasti juga, jawab kades tawangrejo.

Ditanya lebih lanjut oleh wartawan kabaroposisi.net 7/04/2020 jumlah perantau yang balik terdata 49 dan tambahan baru 6 orang jadi total 55 kebanyakan dari Jakarta Surabaya dan Trenggalek, jawab Bambang Budiono.

Kami diminta untuk mendata warga nonPDT atau warga miskin yang masuk PDT posisi belum mendapat bantuan tambahnya.

Terminal Blora mulai ramai pemudik

Desa Bakah kecamatan Kunduran Kades Pujianto ,” ada 100 perantau kebanyakan dari Jakarta Surabaya dan luar pulau Jawa, kami tidak buat posko, tapi menghimbau agar para perantau isolasi mandiri tapi bagaiman mereka butuh biaya hidup sekarang di PHK dari perusahaan, biasanya mereka ngedos ada juga jualan, ucapnya.

Wawancara melalui Whatapps dengan jubir penanganan covid-19 Lilik Hernanto,” Suspect itu tersangka, Artinya perlu pemeriksaan swab untuk kepastian terkonfirmasi secara laboratorium, positif tidaknya seseorang terkena virus Covid 19, untuk jumlah Paramedis dan dokter cukup mas. Kalau ahli paru paru di Blora baru 1, bisa diganti dengan ahli penyakit dalam, masing masing rumah sakit (Blora, Cepu) ada 2 orang, ” urainya

Untuk pertanyaan berapa jumlah APD yang ada dan yang akan disiapkan dan rapidtest yang sudah didapat digunakan pada ODP belum terjawab.

Warga salah satu desa yang dikecamatan Banjarejo diduga PDP tidak benar jawab Lilik Hernanto.

Penyebaran virus corona ini bisa dibawa oleh para perantau yang sehat dari daerah pandemi seperti Jakarta, Solo, Surabaya Bali dimana warga yang positif corona berskala besar dengan jumlah para perantau yang tiap hari berdatangan ke Blora, harus meningkatkan kewaspadaan terhadap penyeberan. ( guntur)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *