Penyaluran BTPKLW Oleh Kodim 0825 Banyuwangi Di Koramil 0825/13 Singojuruh

  • Whatsapp

Kabaroosisi.net | BANYUWANGI – Belum lama ini Pemerintah resmi meluncurkan Program Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW). Bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan bagi para pelaku usaha, khususnya sektor usaha mikro di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Juga sebagai sinyal untuk menggerakkan ekonomi yang dalam beberapa waktu selama masa pandemi lumpuh.

Salah satunya penyaluran BTPKLWK dilaksanakan oleh Kodim 0825/Banyuwangi pada Senin (25-10-2021). Yang mana penyerahan bantuan secara simbolis Letkol Inf Yuli Eko Purwanto, S.I.P., M.I., Pol. Dandim 0825 Banyuwangi dan diikuti jajajaran Forkopimda sebesar Rp. 1.200.000 di Aula Out Door Jenderal AH Nasution Kodim 0825 Banyuwangi Jln. RA Kartini No. 2 Kepatihan Banyuwangi.

Dan pada hari ini Kamis 28/10/2021 sebagai tindak lanjutnya di Koramil 0825/13 Singojuruh berlangsung penyaluran BPKLW kepada para Pedagang Kaki Lima, dan Pelaku Usaha Mikro. Yang mana pada penyaluran BTPKLW yang bertempat di Koramil 13 Singonjuruh ini. Tiga Koramil jadi satu diantaranya dari Koramil Singojuruh yang berketempatan, Koramil Songgon, dan Koramil Sempu.

Sementara untuk proses regestrasi dan penyerahan bantuan ditangani petugas dari Kodim 0825 Banyuwangi langsung dibawah komando Perwira Seksi Teretorial (Pasiter) Kodim 0825 Banyuwangi Kapten Inf Edi Supriono. Tampak keberadaan jajaran Forpimka Singojuruh pada kegiatan penyaluran BTPKLW Camat diantaranya Singojuruh Trisetia Supriyanto, S.STP., M.Si, Danramil Kapten Totok Yulianto, Kapolsek Singojuruh dalam hal ini diwakili Kanit Binmas Aiptu Didik Sudarmanto, SH bersama anggota, dan Sekcam Singojuruh Anas Sugiharto.

Pada kegiatan tersebut para Babinsa dari tiga Koramil benar-benar ekstra hati-hati memastikan bantuan terserap oleh yang berhak menerima. Di kesempatan itu pula Pasiter Kodim 0825 Banyuwangi Kapten Inf Edi Supriono selain menekankan terkait protokol kesehatan kepada penerima bantuan yang hadir. Juga sosialisasi kepada penerima bantuan, bahwa dalam penyaluran BTPKLW tersebut tidak ada potongan sepeserpun. Dihimbaunya, kalau ada bantuan yang dipotong, masyarakat diminta untuk tidak takut melaporkannya. (r35).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *