Waoo…Beberapa Penerima Bansos PKL Desa Yosomulyo, Tanda Tangannya Diduga Ada Yang Memalsukan

  • Whatsapp

Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Berawal dari adanya rumor beredar, beberapa warga Desa Yosomulyo Kecamatan Gambiran Kabupaten Banyuwangi yang dengan sebutan lain Pedagang Kaki Lima (PKL). Tidak merasa menerima bantuan sosial sebesar 300 ribu, tapi nama-namnya tercantum dalam list sebagai penerima bantuan.

Penjelasan terkait hal tersebut akhirnya awak media dapatkan dari Kepala Desa Yosomulyo Joko Utomo saat ditemui di kantornya Kamis 9/9/2021. Kepada awak media Kades Joko Utomo mengatakan bahwa terkait permasalahan tersebut sudah disampaikan ke Kecamatan.

“Sebetulnya masalah ini sudah kita sampaikan melalui atau ke Kecamatan. Jadi pertama kita melalui Satgas Kemiskinan untuk mbibiti atau mendata PKL didapatkan data penerima sebanyak 33 orang dari desa. Terus ada tambahan beberapa yang katanya tahap kedua ini belum cair. Terus kita diberi list seperti ini dari Kecamatan, setelah kita cek kok ada beberapa nama yang sudan ditanda tangani”, jelasnya.

Lebih lanjut Kades Joko Utomo lantaran hal itu mengaku menemui 13 orang yang nama-namanya sudah diketahui ada tanda tangannya pada list tersebut. Dan Kades pertanyakan apakah yang bersangkutan menerima bantuan apa tidak karena sudah ada tanda tangannya. Selanjutnya kepada yang bersangkutan dimintakan pernyataan kalau memang merasa tidak menerima bantuan tersebut.

Membuktikan kebenaran bahwa ada nama-nama PKL yang tidak menerima bantuan tapi terkesan seolah-olah sudah menerima. Berikut Kades tunjukkan lembar pernyataan beberapa orang (PKL) dan dicocokkan tanda tangan yang ada pada list penerima dengan surat pernyataan. Yang mana setelah dicocokkan, tanda tangan yang ada pada list data penerima bantuan berbeda jauh dengan yang ada pada surat pernyataan.

Berikut salah satu rekan media tanyakan cara pendataan PKL oleh tim Satgas Kemiskinan. Dijawab oleh salah satunya Yosi Eka Agustin selain identitas dan dilakukan survey didokumentasi bukti keberadaan kegiatan sebagai PKL. Terkait tehnis penerimaan dana bantuan Yosi Eka Agustin mengaku dirinya diundang ke Kecamatan oleh staf Kecamatan Gambiran yang membidanginya.

Berikut celetuk Kades Joko terkait persoalan data PKL beberapa hari komplin ke Kecamatan, diperoleh penjelasan katanya data tidak cocok. Sehingga yang 13 orang untuk sementara dibiarkan, namun selang beberapa hari dicairkan. Yang menarik keterangan Kades, ada beberapa nama yang menurut tim Satgas Kemiskinan diduga titipan orang-orang Partai tertentu. Akan tetapi menurut Kades tidak masalah asal betul-betul layak untuk menerima bantuan tersebut.

Dari beberapa keterangan baik Kades juga Satgas Kemiskian Desa Yosomulyo tersebut, masih menyisakan pertanyaan besar. Siapakah oknum yang diduga memasukkan nama dan memalsukan tanda tangan ke 13 orang PKL pada list penerimaan dana bantuan tersebut..?. Sementara sampai dilansirnya berita ini Camat Gambiran dikonfirmasi dari kemarin kemarin via seluler (WhatsApp) nya, masih belum memberikan tanggapannya. (r35).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *