Hari Pertama Uji Coba PTM, UPTD SDN Demangan 1 Bangkalan Perketat Prokes

  • Whatsapp

BANGKALAN | Kabaroposisi.net – Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur hari ini menggelar uji coba pembelajaran tatap muka (PTM), senin (6/8/21). Salahsatunya Sekolah Dasar (SD) Negeri Demangan 1 Kecamatan Bangkalan.

Selama kegitan PTM berlangsung, uji coba berjalan lancar dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Hasil pantauan media kabaroposisi.net dilokasi, tampak kegiatan PTM berlangsung dengan baik, dari segi fasilitas, tempat cuci tangan, hand sanitizer yang berada pada setiap sudut sekolah. Sedangkan untuk menghindari potensi kerumunan saat berada di dalam kelas, siswa diwajibkan menjaga jarak dan memakai masker.

Kepala UPTD SDN Demangan 1 Bangkalan, Kinanto (Foto Samsul Arifin)

Kepala UPTD SDN Demangan 1 Kinanto mengatakan, saat ini sekolahnya sedang melaksanakan uji coba PTM hari pertama. mekanisme dalam penerapan PTM ini untuk siswa baru, seperti kelas 1 sebelum pembelajaran tatap muka dilakukan pihak sekolah terlebih dahulu melakukan pemanggilan kepada wali murid secara bergilir untuk menandatangani surat pernyataan mengizinkan/TDK mengizinkan mengikuti PTM.

“Surat pernyataan dari wali murid yang tahun kemaren untuk kelas 2, 3, 4, 5, 6 tetap pakai itu sedangkan yang baru kita sudah memanggil pihak wali murid untuk menandatangani surat pernyataan itu mas.

“Untuk kelas 1 masuknya mulai dari jam 7 itu sepuluh orang dan jam 8 sepuluh orang, misalnya jam 8 nomor absen sekian sapai sekian lalu jam 9 nomor absen sekian sampai sekian dan seterusnya seperti itu teknis saya.” jelanya Kinanto saat ditemui disela kegiatan belajar mengajar di SDN Demangan 1

Dia juga mejelaskan, pada uji coba PTM ini jumlah murid serta jam pelajaran yang dilaksanakan pun dibatasi dan disertai dengan prokes ketat, seperti memakai masker, tempat duduk murid yang diberikan jarak antara satu dan yang lain serta para guru yang telah tervaksin semua.

“50 dari setandar dan sisanya daring untuk kelas 1 sampai kelas 3 itu masuk jam 7 sampai jam 9 kemudian untuk kelas 4 5 6 itu jam 7 sampai 10 seperempat, seperempatnya itu untuk jam istirahat tapi istirahatnya tidak boleh keluar jadi di dalam kelas dan membawa bekal sendiri membawa air mineral sendiri sekolah tidak menjual makanan dari luar itu tidak di boleh kan, termasuk tempat duduknya itu kan di silang di kasih tanda supaya tidak di tempati dan Alhamdulillah untuk guru sampai ke satpam sudah di vaksin semua.”Ungkapnya sambil menjelaskan

Dirinya berharap agar uji coba ini dapat berjalan lancar sehingga kedepannya dapat menciptakan aktivitas pelajaran yang normal seperti sedia kala.

“Mudah-mudahan sistem yang sekarang ini cepat kembali ke semula, kembali ke masuk normal, tapi ini cuma 2 pekan, kalau gak salah uji cobanya cuma 2 pekan dan ketika uji coba selama 2 pekan ini berhasil barang kali di evaluasi oleh atasan dan bisa masuk seperti semula dan Alhamdulillah hari pertama ini berjalan dengan lancar.”tutur Kinanto (Sul)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *