Tiga Tahun Lumpuh, Kondisi Sukono Memprihatinkan

  • Whatsapp

KABAROPOSISI.NET|Blora, – Saat Relawan Covid-19 Blora melakukan aksi sosial dengan berbagi sembako menemui kondisi salah seorang warga, Sukono (45) terbaring  di rumahnya, yang beralamat di RT.01/RW.02 Desa Tempel Lemahbang, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora Jawa Tengah, Minggu (28/8/2021).

“Tiga tahun yang lalu saya jatuh dari sepedamotor, di sebelum Watu Gede arah Bogorejo. Namun kejadiannya seperti apa saya tidak tahu persis. Cuman ketika itu saya berkendara, tapi tahu-tahu jatuh dan sudah di pinggir jalan. Sepeda motor tidak apa-apa. Pelipis saya hanya lecet sedikit,” terang Sukono kepada awak media.

Bacaan Lainnya

Sukono menceritakan bahwa saat siuman dirinya sudah berada di rumah, dengan leher ke bawah tidak bisa digerakkan.

Sukono, hanya terbaring

“Untuk bangun, badan tidak kuat. Rasanya sakit nyeri sampai nembus ke perut. Kedua kaki tidak bisa digerakkan. Hanya tangan saja, itu juga sulit,” imbuhnya.

Sementara istri Sukono menjelaskan bahwa pihak keluarga sebetulnya sudah mencoba memeriksakannya ke RSUD Blora dan Solo, namun tidak membuahkan hasil.

“Setelah habis dipijat malah uratnya seperti ketarik. Sekarang untuk buang air kecil dan besar di tempat tidur. Jadi saya kasih tatakan plastik dan kain bekas. Setelah itu kotorannya baru saya buang,” ungkap Jumiati istri yang mempunyai seorang anak dari Sukono bernama Ade Kurniasari (20).

Pembagian Sembako ke Lansia

Siang itu saat dikunjungi tim Relawan Covid-19 Blora kondisi Sukono sangat memprihatinkan karena hanya bisa terbaring di tempat tidur.

“Semoga diberikan kesabaran. Coba nanti kita bantu koordinasikan ke dinas terkait di lingkungan Pemkab Blora. Kasihan. Semoga ada perhatian,” kata Eko Arifianto Koordinator Relawan Covid-19 Blora.

Setelah dari rumah Sukono, kegiatan pembagian sembako berlanjut ke rumah-rumah warga terutama lansia yang membutuhkan.

“Matur nuwun sembakonya ya, Mas,” ujar Mbah Sakinah (70) warga desa Tempel Lemahbang yang tinggal sendiri karena telah ditinggal mati suami dan anaknya.

Atas aksi sosial pembagian sembako yang dilakukan, salah seorang warga dan juga relawan, Yuniatun mengapresiasi.

“Terima kasih buat teman-teman relawan semua yang sudah mau support terjun bagi-bagi sembako di desa saya. Saya mewakili warga yang ingin mengutarakan unek-uneknya, bahwa warga sangat terharu, sangat senang sekali dapat bantuan sembakonya. Terimakasih,” tuturnya.

Untuk giat pembagian sembako hari ini sekitar 40 paket sembako dibagikan ke warga yang membutuhkan dan juga beras dan mie instan ke Panti Asuhan.(Fer/Gun)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *