Pembelajaran Daring, Pakar UPN Surabaya Menyebut Media Pembelajaran Inovatif berbasis Linktree Dapat Memotivasi Belajar Siswa

  • Whatsapp

KABAROPOSISI.NET|Surabaya, – Tim Pengabdian kepada Masyarakat UPN Veteran Surabaya Jatim yang beranggotakan Dr. Endang Sholihatin, S.Pd., M.Pd., Prof. Dr. Indrawati Yuhertiana, M.S. (Kepala LP3M UPN), Retno Mumpuni, S.Kom., M.Sc., dan beberapa mahasiswa bekerja sama dengan SMPN 1 Balongbendo Sidoarjo menyelenggarakan pelatihan Inovasi Media Pembelajaran berbasis Linktree untuk meningkatkan kemampuan para guru dan siswa SMPN 1 Balongbendo Sidoarjo pada pembelajaran daring di masa pendemi. Kegiatan yang dilaksanakan pada 10 Agustus 2021 ini ditujukan agar pembelajaran daring dapat berjalan efektif dan ketuntasan proses belajar dapat tercapai dengan memanfaatkan TIK saat pandemi covid-19 atau pada era new normal.

Dr. Endang Sholihatin, S.Pd., M.Pd. Yang juga merupakan saksi ahli bahasa Polda Jatim

Dr. Endang Sholihatin, S.Pd., M.Pd. selaku ketua dalam kegiatan ini mengungkapkan, bahwa target capaian kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan guru dan peserta didik dalam menerapkan pembelajaran daring pada masa pandemi covid-19. Inovasi Pembelajaran di tengah Pandemi Covid-19 harus ditingkatkan agar pendidikan Indonesia tetap terus maju.

“Media pembelajaran inovatif berbasis linktree berguna untuk menguatkan pembelajaran daring ada guru dan siswa SMPN 1 Balongbendo Sidoarjo. Selain itu, kegiatan ini berupaya meningkatkan kemampuan guru membuat media pembelajaran daring inovatif berbasis linktree untuk mewujudkan konsep sekolah berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK), serta peningkatan kemampuan guru menggunakan TIK di tengah pandemi covid-19”, ungkap Dr. Endang Sholihatin, S.Pd., M.Pd. Yang juga merupakan saksi ahli bahasa Polda Jatim.

Proses pembelajaran daring di saat Pandemi Covid-19 turut mengubah dunia pendidikan, mulai dari metode pembelajaran, penganggaran, hingga sasarannya. Sektor pendidikan mengalami perubahan besar dari kegiatan pembelajaran tatap muka di kelas menjadi kegiatan pembelajaran tidak tatap muka di kelas yang diistilahkan dengan kegiatan belajar di rumah. E-learning sebagai model pembelajaran dalam pendidikan memberikan peran dan fungsi yang besar bagi dunia pendidikan.

Masih menurut Dr. Endang Sholihatin, S.Pd.,M.Pd., bahwa keberhasilan pembelajaran sangat dipengaruhi kelengkapan media yang digunakan. Serangkaian media yang terdiri lebih dari satu media dan digunakan bersamaan disebut multimedia. Inovasi pembelajaran multimedia dapat diaplikasikan dalam media teknologi linktree. Aplikasi ini merupakan aplikasi online yang memudahkan guru atau pengguna dalam memasukkan beberapa dokumen/ materi belajar berupa link ke dalam satu wadah atau bundel yang kemudian aplikasi tersebut disebarkan kepada siswa.

Link pada wadah atau bundle pada aplikasi ini memungkinkan guru mengkompilasi unggahan dari kanal youtube, materi di drive, website kemudian dimasukkan ke dalam aplikasi linktree. Tujuan dari aplikasi teknologi ini adalah memberi media inovatif yang terintegrasi. Linktree bisa dikombinasikan dengan quizizz, media quizizz adalah platform media untuk pembuatan kuis atau soal yang akan diberikan kepada siswa setelah melaksanakan pembelajaran.

“Penggunaan media pembelajaran linktree-quizizz yang digunakan dalam proses pembelajaran cukup mudah dan efektif dilakukan. Pada pelaksanaannya, link linktree-quizizz ini dibagikan melalui grup whatsapp sesuai dengan kelasnya masing-masing. Siswa tentu sangat antusias terhadap media tersebut karena merupakan media pembelajaran baru menggunakan media yang disukai oleh siswa itu sendiri yaitu gadget. Penggunaan media pembelajaran online dengan Linktree-Quizizz pada era new normal atau masa adaptasi baru sangat bermanfaat”, ungkap Dr. Endang Sholihatin, S.Pd., M.Pd.

SMPN 1 Balongbendo Sidoarjo sebagai satu lembaga pendidikan perlu membekali Guru sebagai garda terdepan mencerdaskan bangsa dan negara di masa pandemi dalam kemampuan membuat media pembelajaran daring inovatif. Belajar secara daring tentu memiliki tantangannya sendiri. Siswa tidak hanya membutuhkan suasana di rumah yang mendukung untuk belajar, tetapi juga koneksi internet yang memadai. Akan tetapi, proses pembelajaran yang efektif dan inovatif juga tidak kalah penting dalam menunjang keberhasilan dalam pembelajaran.

 

Sumber : Lembaga: UPN Veteran Jatim
LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *