Kelompok Ternak Lebah Binaan Partai Demokrat Banyuwangi, Panen Tolo Untuk Menambah Imunitas Tubuh.

  • Whatsapp

KABAROPOSISI.NET.|BANYUWANGI – Kelompok Ternak Manggarsari Budidaya Lebah Apis Cerana di Desa Rejoagung Kecamatan Srono Kabupaten Banyuwangi, dalam budidayanya menghasilkan Tolo serta sedikit madu, yang menjadi idola warga Banyuwangi untuk di konsumsi sebagai pelengkap Menu makanan.

Tolo (Jawa) saat ini diburu oleh masyarakat karena selain enak dikonsumsi juga menambah stamina dan imunitas tubuh. Merupakan pilihan tepat untuk menjaga kesehatan dimasa Pandemi Covid-19.

Kelompok Ternak Manggarsari ini yang di ketuai oleh Nanang Dodik bersama 18 anggotanya, juga merupakan Binaan dari Partai berlambang Mercy dibawah kepemimpinan Michael Edy Hariyanto SH selaku ketua DPC Partai Demokrat sekaligus Pimpinan DPRD Banyuwangi.

Edy salah satu dari anggota Kelompok Ternak Manggarsari Budidaya Lebah Apis Cerana, saat ditemui wartawan dikediamannya yang secara kebetulan Edy sedang panen Tolo dari lebah miliknya menyampaikan bahwa, dalam budidaya lebah Apis Cerana ini tidak sama dengan jenis lebah madu lainya.

“Jenis lebah Cerana ini adalah lebah jenis konsumsi akan tetapi juga menghasilkan madu namun tidak sebanyak lebah madu yang jenis lainnya seperti Melivera. Lebah jenis Cerana ini dipanen 20 hari sekali. Dalam Per tiga kotak lebah rata rata mendapatkan 1 kg Tolo yang menjadi makanan Favorit masyarakat Banyuwangi. Sementara jumlah kotak lebah yang kami (kelompok) miliki hampir 100 kotak lebah,” kata Edy.

Tolo Kalau dijual, sambung Edy, ” harganya dalam 1 kg Tolo mencapai 70 – 80 ribuan. Namun untuk saat ini kami bersama anggota lainya agak mengalami kesulitan karena kita tau ditengah Pandemi Covid-19 dan penerapan PPKM kesulitan dalam memasarkan. Karena aktifitas diluar dibatasi otomatis ekonomi dan penghasilan mengalami penurunan. Yang biasanya kelompok kami bisa menjual 10 kg Tolo bahkan lebih, tapi sekarang hanya bisa menjual kurang dari 3 kg.,” tuturnya.

Edy juga berharap, “semoga Pandemi Covid-19 segera berakhir dan bisa beraktifitas seperti biasanya. Dan kepada Pemerintah berharap dengan penerapan PPKM ini supaya memberikan solusi atau bantuan kepada kelompok Ternak Manggarsari Budidaya Lebah Apis Cerana di Desa kami,” harapnya. (ktb)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *