Demi Aman Dari Covid-19, Ratusan Warga Karangbendo Antusias Hadir Untuk Divaksinasi

  • Whatsapp

Kabaroposisi.net | BANYUWANGI – Tak ubahnya desa-desa yang lainnya di Kabupaten Banyuwangi. Pemerintah Desa Karangbendo Kecamatan Rogojampi hari ini Kamis 27/5/2021, berlangsung kegiatan Vaksinasi untuk warganya.

Pelaksanaan pemberian Vaksinasi kepada warga Desa Karangbendo dilakukan oleh Tim Kesehatan dari UPTD Puskesmas Gitik Rogojampi. Sementara mendukung kelancaran kegiatan, Kader PKK dan Pos Yandu setempat juga Perangkat Desa dilibatkan.

Warga yang dihadirkan untuk divaksinasi hari pertama ini sekira sebanyak 300 orang untuk lebih dari 2 (dua) Dusun diantaranya warga Dusun Karanganyar dan Dusun Pancoran. Sementara untuk Desa Karangbendo secara keseluruhan mendapatkan kuota sebanyak 942 dosis Vaksin.

Pantauan media antusias warga Desa Karangbendo untuk mengikuti kegiatan Vaksinasi cukup tinggi. Hal tersebut lantaran keinginan kuatnya untuk aman dari penyebaran virus corona (Covid-19), kata salah satu warga inisial “SHR” yang berhasil dikonfirmasi awak media.

“Saya dan warga yang lainnya ini tidak ingin kena corona pak, makanya mumpung ini ada kesempatan dan gratis dari Pemerintah saya ikut disuntik vaksin ini pak”, ungkap “SHR” dengan polosnya.

Menurut penuturan salah perwakilan Tim Vaksinator, Vaksinasi diberikan kepada warga yang baik secara administrsi dan hasil screaning memenuhi. Oleh karena itu warga ketika discreaning harus jujur menjawab pertanyaan petugas. Selain itu lanjutnya, petugas memberikan pemahaman tentang reaksi setelah disuntik Vaksin untuk tidak panik dan tidak khawatir.

Kepala Desa Karangbendo Budiharto dalam keterngannya seputar pelaksanaan kegiatan Vaksinasi mengatakan.

“Alhamdulillah mas warga Karangbendo dapat kuota Vaksinasi dari Pemerintah. Semoga saja dengan adanya Vaksinasi ini, warga Karangbendo aman dari penyebaran virus corona covid-19 ini mas”, tuturnya.

Untuk memaksimalkan kehadiran warganya pada kegiatan Vaksinasi, Kades Budiharto mengaku melalui Kepala Dusun dan para Ketua RT. Satu dua hari sebelum hari – H menyampaikan informasi sekaligus sosialisasi. Diakui memang ada sedikit kendala memberikan pemahaman kepada warga yang trauma atau takut jarum suntik.

“Untuk memaksimalkan kehadiran warga, informasinya melalui para Kepala Dusun dan Ketua RT yang kesemuanya bagian dari Panitia PPKM. Sedikit ada kendala bagi warga yang takut jarum suntik mas, tapi setelah diberi pemahaman mereka akhirnya mau hadir juga mas”, lanjut Kades Budiharto. (r35).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *