Tindak Lanjut PPKM, Forkopimka Singojuruh Gelar Operasi Yustisi Mikro Ke Pasar Tradisional

  • Whatsapp

Kabaroposisi.net | BANYUWANGI – Menindak lanjuti pelaksanaan kegiatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro. Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) Singojuruh Kabupaten Banyuwangi. Selasa 4/5/2021 gelar operasi yustisi ke Pasar Tradisional Desa Singojuruh.

Dilibatkan dalam kegiatan yustisi tersebut berberapa personil TNI dari Koramil 0825/13, beberapa anggota POLRI dari Polsek Singojuruh, Tim Kesehatan UPTD Puskesmas Singojuruh, dan Pol PP Kecamatan. Tak ayal para pedagang dan pengunjung pasar dibuat deg-deg ser dengan kehadiran para penegak Protokol Kesehatan (Prokes) tersebut.

Namun kali ini Tim Penegak Prokes Forpimka Singojuruh, tidak banyak mendapatkan tangkapan para pelanggar Prokes satupun.

“Mungkin karena sudah terbiasa dengan kehadiran kami lakukan sidak ke pasar ini, pedagang dan pengunjung mulai sadar. Sehingga hari ini kami tidak banyak mendapati pelanggar Prokes. Semoga saja kesadaran patuh pada Prokes ini berlanjut tidak hanya saat ada yustisi saja mas”, tutur Ka. Trantib Kecamatan Singojuruh M. Suparlan.

Sementara Camat Singojuruh Trisetia Supriyanto, S.STP.,M.Si dikonfirmasi memberikan keterangannya kepada awak media.

“Kegiatan ini rutin kita lakukan, terlebih dalam beberapa waktu ini kita sedang fokus pada pelaksanaan kegiatan PPKM. Jadi nyambung, karena PPKM lebih kepada soal pembatasan kegiatan masyarakat. Dalam rangka itu pula kita juga menghimbau kepada Kepala Desa-Kepala Desa untuk melakukan sidak atau yustisi mikro tingkat RT di desa masing-masing. Sepertinya PPKM ini efektif dan ada hasilnya, sejak tanggal 9 April kita zero tanggal 27 April ada kasus 1 tapi karena datang dari luar kota. Dan alhamdulillah sampai per hari ini wilayah Singojuruh stagnan”, jelasnya.

Pantauan media Kepala Puskesmas Singojuruh Supriyadi Bintoro, Batuut Ramil 0825/13 Singojuruh Pelda Didin Wahyuddin dan personilnya, Iptu Joko juga anggota Polsek yang terlibat. Sasar setiap lapak sembari woro-woro pakai pengeras suara (Mega Phone) dan menegur pengunjung yang kedapatan pakai masker tapi kurang benar cara pemakaiannya. (r35).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *