PT. Satu Pena Berkarya, Berbagi Takjil Di Taman Kota Caruban

  • Whatsapp

KABAROPOSISI.NET|Madiun, – Berbagi takjil berbuka puasa merupakan salah satu ibadah sosial. Dalam ibadah puasa, kita tidak hanya diminta untuk menengadahkan tangan secara spiritual-vertikal ke langit, namun juga membentangkan tangan secara sosial-horisontal di bumi. Puasa mengajarkan orang agar bersedia lapar, agar ia bersedia berbagi.

Kegiatan bagi takjil

Sebagai upaya pendidikan keluarga di tengah bahaya Corona yang melanda, kita bisa membuat rencana berbagi takjil berbuka puasa. Kita bisa membagi-bagikannya menjelang berbuka puasa. Tak terbayangkan betapa indahnya bila ini kita lakukan.

Bacaan Lainnya

Nabi SAW bersabda, “Bagi orang yang berpuasa ada dua kebahagiaan, yakni kebahagiaan ketika berbuka dan ketika berjumpa dengan Tuhannya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Hadits ini memberi kita sejumlah informasi. Bahwa orang yang berbuka puasa beroleh rasa gembira. Secara manusiawi, kita bergembira karena boleh menikmati makanan dan minuman yang enak dan lezat. Lebih dari itu, bagi orang yang berbagi takjil buka puasa, dia bukan hanya beroleh suka cita saat berbuka puasa, tapi membagi-bagikannya kepada orang lain.

Hari ini, Taman kota Caruban menjadi sasaran pembagian takjil gratis kepada semua warga yang melintas di Taman. ( 02/05/21). Bhakti sosial dengan giat bagi takjil, merupakan program tahunan dan sudah teragendakan oleh management PT. Satu Pena Berkarya, Biro Madiun RepublikNews ketiban tuan rumah untuk kegiatan.

“ini merupakan agenda tahunan, dana yang diambil dari crew kita, sebagai bentuk kepedulian antar sesama, dan berbagi itu indah”, ujar Simon Bunadi selaku Komisaris Utama PT SPB sekaligus Pimpinan Media Redaksi RepublikNews.

Dan juga dari penggiat sosial yang membantu penyaluran takjil. Antusias panitia dan penerima takjil terlihat penuh keakraban.

“kita tidak melihat isi takjil, namun di masa pandemi ini bentuk kepedulian sangat diharapkan sebagai bentuk kebersamaan dan semangat berbagi”. Tegas salah satu warga penerima takjil. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *