UPTD Puskesmas & Forpimka Singojuruh, Susuri Rumah Warga Dalam Rangka GERTAK PSN

  • Whatsapp

KABAROPOSISI.NET.|BANYUWANGI – Di tengah persoalan masa pandemi covid-19 yang belum diketahui ujung pangkal berakhirnya. UPTD Puskesmas bersama Forum Pimpinana Kecamatan (Forpimka) Singojuruh. Jum’at 30/04/2021 turun ke masyarakat dalam rangka Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk (GERTAK PSN).

Tampak dalam kegiatan tersebut Kepala UPTD Puskesmas Singojuruh Supriyadi Bintoro bersama timnya, Camat Singojuruh Trisetia Supriyanto, S.STP.,MSi, Kapolsek Singojuruh Iptu Abd. Rohman, SH, Batuut Ramil 0825/13 Singojuruh Pelda Didin Wahyuddin, dan beberapa staf dari masing-masing intasnsi terkait. Kegiatan GERTAK PSN wilayah Kec. Singojuruh kali ini dipusatkan di Dusun Wijenan Lor Desa Singolatren Kec. Singojuruh.

Sebagaiman disampaikan Kepala UPTD Puskesmas Singojuruh Supriyadi Bintoro saat dikonfirmasi awak media. Bahwa kegiatan GERTAK PSN (Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk). Menindak lanjuti masih adanya kasus DBD (Demam Berdarah Dengue) di Kab. Banyuwangi. Dan kegiatan tersebut dalam rangka mencegah penularan agar tidak terjadi kejadian luar biasa.

Lanjut dijelaskan oleh Supriyadi Bintoro, tujuan dari kegiatan yang hari ini tim tulusuri rumah-rumah warga di dusun Wijenan Lor Desa Singolatren.

“Tujuan kegiatan ini menggerakkan masyarakat untuk melaksankan gerakan serentak pencegahan dan pengendalian dengan pemberantasan sarang nyamuk ( 3 M Plus ). Yaitu satu, Menguras tempat penampungan air, bak mandi, dll. Dua, Menutup rapat tempat penampungan air, dan. Tiga, Mengubur benda yang dapat menjadi penampung air, plus menamburkan bubuk lavarsida, tisur dengan kelambu, memelihara ikan, dan obat nyamuk”, jelasnya.

Masih menurut Kepala UPTD Puskesmas Singojuruh, ketika ditanya apa saja penyakit yang timbul akibat Nyamuk. Disebutkan serangan Nyamuk bisa berakibat terjangkitnya Demam Berdarah, dan Chikungunya. Oleh karena itu petugas/tim dari Puskesmas Singojuruh, Kecamatan, TNI, Polri mengunjungi rumah wwarga. Memantau jentik yang ada di bejana, bak penampungan air, tempat minum burung dll.

Dan hasil dari pemantauan oleh petugas di Dusun Wijenan Lora Desa Singolatren ditemukan ada beberapa rumah ada jentik-jentik. Dan untuk itu akan segera ditindak lanjuti upaya pencegahan dan pemberantasannya. (r35).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *