Bupati Bersama Kepala Dinas Pendidikan Tulungagung Meninjau SMP Negeri 2 Campurdarat

  • Whatsapp

KABAROPOSISI.NET — Tulungagung –  Gempa bumi yang melanda di bagian wilayah Selatan Kabupaten Malang pada beberapa hari lalu sangat dirasakan oleh warga wilayah Kabupaten Tulungagung. Guncangan yang begitu keras berakibat rusaknya puluhan rumah warga dan beberapa instansi termasuk gedung sekolah yang berada diwilayah Kabupaten Tulungagung.

Sebelumnya Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo beserta jajaran Forkopimda mendatangi lokasi terdampak gempa dengan melakukan peninjauan diwilayah kecamatan Kalidawir yang merupakan titik terbanyak yang mengalami kerusakan bangunan rumah rumah warga.

Senin (19/04/2021) Bupati Tulungagung, Maryoto Bhirowo bersama Kapolres Tulungagung, Komandan Kodim 0807, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas BPBD serta beberapa Pejabat Pemkab Tulungagung meninjau SMPN 2 Campurdarat. Bupati melihat langsung beberapa dinding bangunan Sekolah yang retak dan rusak.

Kepala Sekolah SMPN 2 Campurdarat, Sri Wahyuni,M.Pd atau yang lebih akrab di panggil Bu Corrie menuturkan Akibat guncangan gempa membuat retak juga runtuhnya beberapa dinding dan atap plafon.
”Suatu kebangaan bagi kami dari pihak sekolah dengan adanya kunjungan dari Bapak Maryoto Birowo beserta jajaran untuk meninjau sekolah kami, memang dampak dari gempa kemarin begitu dahsyat sehingga beberapa ruang kelas di SMPN 2 Campurdarat ini banyak yang rusak dan kami berharap dari pemerintah daerah ataupun dari dinas bisa segera merealisasikan anggaran untuk perbaikan sekolah serta renovasi, karena dengan kondisi ini tidak memungkinkan apabila nanti Siswa sudah diijinkan untuk masuk sekolah mengunakan ruang kelas dengan kondisi ruangan yang sedemikian rupa.Apalagi mengingat akan dilaksanakannya penerimaan siswa tahun ajaran baru”,tegas beliau.

Selain kerusakan gedung sekolah ada kerusakan pada pagar sekolah dibagian belakang.

Sri Wahyuni menambahkan ” Mohon untuk segera ditindaklanjuti mengingat ruang kelas dan pagar yang rusak merupakan sarana vital, mengingat bulan juli besuk atau tahun ajaran baru kita sudah mulai Pendidikan Tatap Muka” (yd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *