Lakukan RDP Bersama Dewan, PPAB Keluhkan Pungli dan Penataan Pedagang

  • Whatsapp

Kabaroposisi | Magetan – Paguyuban Pengemudi Angkutan Barang “Rheksa Dharma Hayu” Kabupaten Magetan Jawa Timur, melakukan aksi protes terkait masalah retribusi parkir dan penataan pedagang yang terjadi di Pasar Sayur Magetan. Perwakilan para sopir angkutan barang tersebut mengadu ke DPRD Kabupaten Magetan Komisi B, dengan melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Gedung DPRD Magetan, Jumat (26/2/2021).

Dari pantauan di lokasi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan, mengakui adanya keluhan masyarakat terkait kondisi yang terjadi di Pasar Sayur Magetan. Menurutnya, kapasitas di Pasar Sayur itu sudah melebihi kapasitas atau oversitas. “Maka dari itu, Pemkab Magetan berencana merenovasi pasar tradisional tersebut dengan bekerja sama Universitas Brawija Malang yang mencapai tahap Masterplan,” ujar Handoko, Kabid Pasar Disperindag Magetan, Jumat (26/2).

Bacaan Lainnya

Sementara, didebatkan dalam rapat, juga dikatakan oleh ketua PPAB bahwa sesuai di lapangan, petugas instansi terkait melakukan pengambilan retribusi setiap harinya, namun tidak melakukan penertiban atau penataan para pedagang di pasar. “Penataan parkir di pasar sayur hanya dilakukan siang hari, yakni sampai dengan pukul 16.00 WIB. Sedangkan mobilitas di pasar tersebut terjadi transaksi jual beli 24 jam penuh,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Disperindag Kabupaten Magetan membantah adanya retribusi parkir liar dilakukan oleh petugas jajarannya. Menurutnya, pihakanya melakukan penarikan retribusi tersebut sesuai dengan peraturan yang berlaku. “Pastinya dilakukan oleh oknum tertentu, karena petugas pada malam hari tidak ada,” jelas Handoko, kepala Bidang (Kabid) Pasae Disperindag Magetan.

Sementara itu, DPRD Magetan bakal menindaklanjuti permasalahan tersebut untuk mendapatkan solusi secepatnya dalam penertiban parkir dan penataan pedagang yang semrawut di Pasar Sayur Magetan. (Ren)

Tanggapan Suyono Wiling, Ketua Komisi D, DPRD Kab. Magetan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *