Dikhawatirkan, Pepohonan Kanan-Kiri Jalan Provinsi Jalur Singojuruh-Gendoh, Rawan Tumbang

  • Whatsapp

Kabaroposisi.net | BANYUWANGI – Di pinggiran jalan raya Provinsi jalur Singojuruh-Gendoh Kabupaten Banyuwangi banyak tumbuh pepohonan berukuran besar. Secara umum diketahui fungsi keberadaan pepohonan tersebut selain untuk penyejuk juga berfungsi sebagai penyuplai oksigen.

Namun dalam beberapa waktu ini menyusul kerap kali terjadi hujan deras disertai angin kencang. Keberadaan pepohonan tersebut menjadi sesuatu yang menakutkan pengguna jalan karena sewaktu-waktu bisa tumbang/roboh.

“Kalau kebetulan saya pulang pergi kerja ada di jalan raya arah Singojuruh, Gumirih, Gendoh keadaan hujan deras ada angin kencang. Yang dikhawatirkan pohon-pohon besar di sepanjang jalan itu mas”, tutur Takim yang mengaku saban hari pulang pergi kerja lewati jalan raya Singojuruh – Gendoh.

Satu contoh hujan deras disertai angin kencang dengan durasi cukup lama terjadi di wilayah Kecamatan Singojuruh dan sekitarnya Minggu 21/02/2021. Di beberapa tempat terjadi pohon tumbang/roboh tersapu angin kencang.Terpantau beberapa pohon jenis mahuni tumbang terjadi di sepanjang jalan raya Kabupaten masuk desa Kemiri, menimpa kabel saluran telcom dan LPJU.

Menurut Kades Kemiri Panti Utomo berdasarkan cerita masyarakat yang mengetahui saat kejadian.

“Beruntung pohon-pohon tersebut tidak menimpa pengguna jalan yang saat itu melintas. Harapan saya ada upaya antisipasi dari yang terkait kewenangannya. Apakah dilakukan perempesan kalau tidak dipotong, kalau kami yang melakukan meskipun itu demi keselamatan bersama takut kena salah karena bukan saya,” kata Kades Panti Utomo

Kejadian yang sama di jalan raya Provinsi tepatnya di depan Puskemas, RTH, dan halaman kantor Kecamatan Singojuruh jenis pohon trembesi ukuran besar juga tumbang jadi sasaran amuk angin kencang. Antisipasi kejadian yang sama Camat Singojuruh Trisetia Supriyanto, S.STP.,M.Si, lakukan perempesan/pemangkasan pada pohon penyejuk yang ada di halaman kantornya.

“Antisipasi demi keselamatan kita semua terutama masyarakat yang butuh pelayanan di kantor kami, terpaksa kami pangkasi cabang pohon yang rawan tumbang kalau ada angin kencang”, tutur Camat Tri Senin 22/02/2021.

Camat Tri juga mengaku akan bersurat ke PU sehubungan dengan banyaknya pohon-pohon rawan tumbang yang ada di jalur raya Provinsi dan Kabupaten. Alasannya hal itu dilakukan demi keselamatan warga terutama pengguna jalan. Tak hanya itu Camat Tri menghimbau agar masyarakat yang di lingkungannya bila ada pohon yang rentan atau membahayakan untuk dilakukan pemangkasan. Dan hendaknya tidak keluar rumah pada saat hujan disertai angin kecang, himbaunya.

Lain halnya dengan Kades Gumirih Mura’i Ahmad, SE.,SH yang mempertanyakan tanggung jawab atas pepohonan yang ada di pinggiran jalan raya Provinsi dan Kabupaten.

“Kami ini sak repotan mas, kita mau lakukan antisipasi perepesan takut disalahkan katanya bukan kewenangan kami tapi kewenangan PU. Masalahnya sudah ada kejadian di Desa Padang kapan hari terjadi pohon trembesi roboh setelah dilakukan evakuasi pemotongan oleh Kades bersama warganya. Tahu-tahu ada oknum dari PU yang marah-marah menyalahkan tindakan Kepala Desa Padang. Kira-kira kalau ada kejadian pohon tumbang di jalur raya dan menimpa warga pengguna jalan siapa yang bertanggung jawab”, ungkap Kades Mura’i Ahmad sambung penuturan Camat Trisetia.

Informasi lebih lanjut awak media gali dari salah satu pegawai Dinas PU yang selama ini diketahui melakukan kegiatan pemeliharaan jalan Provinsi jalur Singojuruh – Gendoh. Pegawai Dinas PU Provinsi yang dikenal dengan panggilan nama Joko, saat dikonfirmasi terkait tanggung jawab pemeliharaan dan pengawasan pohon-pohon yang ada dipinggir jalan raya Provinsi. Dijawabnya singkat pemeliharaan dan pengawasannya, “dibawah PU Provinsi”. Ditanya tentang langkah/upaya oleh PU untuk meminimalisir terjadinya pohon tumbang di jalur raya Provinsi. Dikatankannya telah dilakukan perempesan namun masih belum semua bisa tertangani.

“Ada , perempesan pohon, tp (tapi) jga (juga) belum semua bisa ditangani”, jawabnya.

Di waktu yang sama awak media bertemu dengan Kepala Puskesmas Singojuruh Supriyadi Bintoro bergegas hendak menemui Camat. Kepada awak media sempat menyampaikan bahwa dirinya akan meminta Camat bersurat ke PU. Untuk mengajukan kegiatan perempesan/pemangkasan pada pohon-pohon yang ada di jalan raya depan Puskesmas Singojuruh. (r35).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *