Grojogan Bernah Blora Dalam Pandangan Serta Kreasi Seniman

  • Whatsapp

KABAROPOSISI.NET|Blora, – Pembenahan Taman Grojogan Blora oleh para relawan dengan bekerjasama dengan OPD terkait mengundang rasa penasaran para seniman Blora. Salah satunya adalah Rahmanto (58) seorang seniman yang bertempat tinggal di Dukuh Ketangar Desa Karangjati Kecamatan Kota Blora.

“Ya saya apresiasi dengan yang dikerja para relawan hingga Grojogan yang dulu gelap sekarang udah ramai dan terang. Memang potensi yang ada di Grojogan Blora ini sebetulnya banyak sekali. Dari mulai jenis satwa hingga seni budaya. Sayang kalau hanya diterlantarkan begitu saja,” kata Rahmanto yang akrab disapa Totok Pekik di sela-sela melukis dinding (Mural) di depan toilet teras Taman Grojogan Blora, Jawa Tengah, Selasa (16/2/2021).

Bacaan Lainnya

Seniman dengan teras grojogan

Menurut Rahmanto, andaikata sumber daya ini bisa dikelola bisa digunakan sebagai daya tarik para pengunjung dan wisatawan.

“Selain itu untuk memperkenalkan dan mengajak semua pihak, baik itu pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan melestarikannya,” ujarnya.

Mendapatkan inspirasi serta imajinasi tembok sekitar 4×3 meter muncul sketsa air terjun grojogan, sosok naga, singa barong, anjing, putri, punokawan, kuda, burung, kelelawar, capung, kupu-kupu, hingga ular weling dan kepiting.
“Untuk pewarnaan kita hanya pakai hitam-putih saja. Lebih terkesan klasik,” tutur seniman jebolan ASRI Jogjakarta tahun 1986 ini.

Harapannya kawasan Grojogan yang terletak cukup strategis di tengah kota Blora ini bisa menjadi taman seni budaya tempat para seniman berapresiasi dan memajang karyanya.
“Semoga ke depan bisa menjadi semacam miniatur kawasan seni budaya kabupaten Blora yang dan tempat rekreasi yang edukatif dari semua usia,” pungkasnya.

Teras Grojogan yang merupakan salah satu Muka Kabupaten Blora yang berada di Kota ini sudah mulai berbenah ini semoga bisa memberikan manfaat kepada masyarakat dan juga bisa menjadi tempat nongkrong dengan mematuhi protokol Kesehatan yang hharus ditaati masyarakat. (GaS)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *