Warga Kecewa, Baru Umur 2 Bulan Proyek Pengerjaan Jalan di Desa Bulurejo Hancur.

  • Whatsapp

KABAROPOSISIS.NET.| BANYUWANGI – Viral di Medsos,, sebuah proyek pengerjaan jalan aspal berlokasi di Dusun Ngadirejo RT 05/RW 01 Desa Bulurejo Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi. Dimana proyek tersebut masih dikatakan seumur jagung (baru) kurang dari 2 bulan sudah mengalami kerusakan.

Hal ini diketahui dari cuitan salah satu warga Ngadirejo bernama akun Pak Warsito berkomentar di akun Facebook (FB) milik temannya. Berikut cuitanya.

Rasa penasaran awak media kabaroposisi.net. berusaha mencari tau nomor kontak person atas nama Warsito kepada salah satu warga setempat. Selang beberapa waktu awak media dikirimi nomor kontak Warsito.

Dikonfirmasi via WhatsApp kepada Warsito, membenarkan atas cuitan itu dan menyampaikan bahwa lokasi jalan yang rusak berada di depan rumahnya.

“Benar mas… Proyek jalan itu berada di depan rumah saya sendiri di Dusun Ngadirejo  RT 05/RW 01 Desa Bulurejo Kecamatan Purwoharjo. panjangnya sekitar 350 meter. Dengan umur proyek pengerjaan jalan itu masih belum genap 2 bulan sudah ada beberapa yang rusak. Ya intine kwalitasnya tidak sesuai harapan la mas..,” kata Warsito.

Ketika dikonfirmasi darimana dan milik siapa proyek jalan tersebut, Warsito mengaku bahwa sesuai informasi dari Kepala desa Bulurejo menyampaikan kepadanya, bahwa itu Pokir/Jasmas milik salah satu Pimpinan DPRD Kabupaten Banyuwangi.

“Saya sudah tanyakan kepada Pak Kades langsung bahwa kata Kades proyek itu adalah Pokir milik  salah satu Pimpinan DPRD Kabupaten Banyuwangi,” tutur Warsito.

Warsi juga menyampaikan rasa prihatin terhadap proyek jalan yang diduga kwalitasnya tidak seperti proyek jalan yang berada ditempat lainya.

“Terus terang mas.. Saya pribadi juga bersama warga merasa kecewa dan prihatin banget. Itupun sangat disesalkan olah banyak pihak terutama masyarakat setempat. Dan anehnya juga jikalau itu anggaran dari Pemerintah atau uang Rakyat seharusnya ada papan namanya agar jelas dan transparan. Saya rasa Rakyat juga berhak tau juga dengan proyek jalan atau proyek apapun yang anggaranya bersumber dari uang Rakyat entah itu DD/ADD, APBD dan APBN,  laa..ini tidak ada mas. Ya kecuali uang pribadi ga masalah mas,” keluh Warsito.

“Daripada jalan dibangun  seperti itu ya.. lebih baik sekalian ga usah mas.. mubadzir buang-buang anggaran Saja Menurut saya gitu mas..,” keluh Warsito.

Sementara Widarto. ST Kepala Desa Bulurejo Kecamatan Purwoharjo dikonfirmasi via WhatsApp, menyampaikan,

“Siap mas.. info yang kami dapat sebatas bahwa proyek jalan dari Pokir Ketua dewan Kabupaten Banyuwangi,” jawab Kades Widarto.

Ditanya soal Surat Pemberitahuan Masuk Kerja (SPMK) ke Pemerintah Desa, Kades masih belum bisa menjelaskan karena masih ada rapat di Pendopo Kecamatan Purwoharjo.

“Eggeh… saya ada di vicon pendopo Kecamatan, nanti saya konfirmasi sama sekdes terkait SPK nya,” kata Kades Widarto.ST.

Sampai berita ini dipublikasikan, awak media masih belum peroleh keterangan terkait Surat Pemberitahuan Masuk Kerja (SPMK) dari pihak Pemerintah Desa Bulurejo.

Sementara dari salah satu crew pelaksana proyek yang enggan disebut namanya di media mengatakan. Bahwa yang terjadi kerusakan itu pada titik kelebihan volume karena ada kelebihan aspal, dan mungkin warga tidak tahu titik nolnya di mana. Dijelaskan tepat pada titik yang terjadi kerusakan atau tambahan volume adalah tempat genangan air kalau terjadi hujan sehingga mengakibatkan kontur tanah jadi empuk dan dilalui Truk bermuatan jadi amblas yang secara otomatis aspalpun terkelupas karenanya. Ditambah saluran irigasi tidak maksimal dan tidak ada, di bagiaan ujung titik volume yaitu di titik meter 276. (ktb)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *