Program Bantuan 67 Tenda Diskop Dan UMKM Kabupaten Bangkalan Dipertanyakan

  • Whatsapp

KABAROPOSISI.NET. |BANGKALAN –Pada tahun 2020 Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bangkalan Madura Jawa Timur menganggarkan program bantuan tenda sebanyak 67 pada para Pedagang Kali Lima (PK5) di area Stadion Gelora Bangkalan (SGB).

Namun hingga kini program tersebut belum terealisasi. Terpaksa para pedagang kaki lima harus menggigit jari karena merasa kecewa.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Bangkalan Drs. Moh. Mohni berjanji akan mencari tahu tentang keberadaan bantuan tersebut, sebab kata dia pada bulan september tahun 2020 anggarannya sudah di dok.

“Trims infonya mas Supyan. Nanti saya akan cari tahu kemana sejumlah 67 bantuan tenda dan kursi taman serta lampu hias untuk para pedagang kaki lima di SGB itu,” ujar Supyan menirukan kalimat dari Mohni kepada awak media.

Sementara Iskandar Hidayat Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Bangkalan menyatakan, realisasi program sebanyak 67 tenda, kursi dan lampu hias untuk para pedagang kaki lima di SGB tahun 2020 tidak jadi.

“Untuk pk5, yang di tengah stadion menunggu program lebih lanjut. Menunggu program lebih lanjut!.” kilahnya saat dikonfirmasi kelanjutan perealisasian program bantuan untuk para PK5 di SGB, Kamis (21/01) melalui WhatsApp nya.

Terpisah, Supyan Ketua Pedagang Kaki Lima Wisata Kuliner Bangkalan (PKLWKB) mengaku kecewa pada perealisasian komitmen pejabat OPD yang tidak konsisten pada pernyataan yang sudah dilontarkan pada publik sebelumnya, terlebih pada para PK5 di SGB.

“Kepala Dinas itu harusnya bisa dipercaya, karena dia merupakan kepanjangan dari bupati, kalau pernyataannya tidak konsisten seperti itu sama saja dia mempermalukan bapak bupati Bangkalan R. Abd Latif Amin pada masyarakatnya.” ujar Supyan bernada kesal.

Disisi lain masih menurut Supyan para pedagang sudah berharap dapat menikmati program pemerintah yang bersumber dari Dana Insentiv Daerah (DID) melalui Diskop dan UMKM yang diperuntukkan pada pemulihan perekonomian, namun ternyata apa yang disampaikan kepala dinas tidak direalisasikan dan hanya omong kosong belaka,” pungkasnya. (Sul)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *