Tahun 2005 Presiden Dunia Mr Djuyoto Suntani Sumbang Gong Perdamaian Asia Afrika di Gedung Merdeka Bandung Indonesia

  • Whatsapp

KABAROPOSISI.NET.|JAKARTA – Pendiri dan Presiden the World Peace Committee 202 Negara HE Mr Djuyoto Suntani pada Peringatan 50 Tahun Konferensi Asia Afrika 14 April 2005, menyumbang Gong Perdamaian Asia Afrika kepada Negara Republik Indonesia.

The World Peace Committee bekerjasama dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menaruh secara permanen Gong Perdamaian Asia Afrika di Gedung Negara Merdeka/Museum Konferensi Asia Afrika Bandung, Jawa Barat, Indonesia.

“Bapak Presiden YM Djuyoto Suntani membuat Gong Perdamaian Asia Afrika (GPAA) hanya tiga unit,” jelas Direktur Program the World Peace Committee Mr Hudi Wantoro (7/12/2020).

“Tiga unit GPAA ditaruh di Gedung Merdeka Bandung Indonesia, Kantor Presiden Afrika Selatan dan di Kawasan Gong Perdamaian Dunia lokasi kelahiran TM Bapak Djuyoto Suntani di Jepara, Jateng,” tambah Hudi Wantoro.

GPAA menjadi Ikon 50 Tahun Peringatan KAA tahun 2005. Sebelum ditaruh permanen di Gedung Merdeka Bandung, GPAA dikirab dari Semarang yang dilepas Gubernur Jawa Tengah H. Mardiyanto di halaman Gubernuran menuju Jakarta.

Di Jakarta dilepas Gubernur DKI Jakarta H. Sutiyoso menuju Bandung. Di Bandung diterima di Gedung Sate oleh Gubernur Jawa Barat H. Dani Setiawan bersama Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Edi Darnadi, Pangdam Siliwangi Mayjen TNi Sriyanto dan petinggi lainnya.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Edi Darnadi adalah pemprakarsa GPAA bersama HE Mr Djuyoto Suntani. Dari Gedung Sate dikirab menuju Gedung Merdeka Bandung.
Selama acara Peringatan 50 Tahun KAA, GPAA ditaruh disamping kiri pintu masuk Gedung Merdeka, sehingga rombongan 112 Kepala Negara berkesempatan melihat dan foto di depan GPAA.

“Bapak Presiden Dunia YM Djuyoto Suntani, 100 persen nyumbang GPAA kepada Negara Republik Indonesia sebagai bukti kecintaan kepada Indonesia, tempat beliau dilahirkan,” tegas Hudi Wantoro.

“Beliau tidak butuh nama karena sangat terkenal dan sangat dihormati di seluruh penjuru dunia,” tambah Hudi. @red

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *