Yusuf Cabup Paslon 01, Pastikan Tidak Akan Ada Potongan Anggaran Proyek Pada Kontraktor

  • Whatsapp

KABAROPOSISI.NET | BANYUWANGI – Pernyataan bahwa tidak akan ada pemotongan anggaran proyek pada Kontraktor, disampaikan oleh Cabup Paslon 01 Yusuf Widyatmoko. Saat hadiri acara Deklarasi dan Konsolidasi Relawan Sedulur Irma. Di Rumah Aspirasi kediaman Hj. Irmaniah, SE Minggu 25/10/2020 di Karangharjo Kecamatan Glenmore Kabupaten Banyuwangi. Sementara sebutan nama panggung Hj. Irmaniah, SE adalah Irma Lumiga yang juga seorang Desiner.

Pada kesempatan tersebut Cabup Paslon 01 Yusuf Widyatmoko (Yusuf), dalam sambutannya setelah menyampaikan salam penghormatan dan ucapan terima kasih. Yusuf Widyatmoko puji Irma, bahwa perjuangannya sungguh hebat baik dalam dunia usaha maupun politik.

Dan yang hebat lagi kata Yusuf, bahwa Irma hari ini bersama sedulur IKAWANGI berikan dukungan untuk Paslon 01. Bahkan sampai-sampai Irma mengundurkan diri dari partainya.

“Ini perjuangan yang tidak mudah, ini perjuangan yang luar bisaya yang dilakukan oleh Bu Irma dan kawan-kawan sedulur Irma. Kenapa hanya untuk mendukung 01 saja sampai mengundurkan diri. Ini artinya bahwa Bu Irma menginginkan perubahan Banyuwangi”.

Sekilas Yusuf berkisah bahwa sebelumnya sudah sowan ke IKAWANGI yang ada di Jakarta dan sekitarnya, Tangerang, Malang, dan yang ada di Bali. Dan yang pada hari ini turun ke Banyuwangi membantu 01 adalah IKAWANGI Sorong dan Bekasi.

“Alhamdulillah Ikatan Keluarga Banyuwangi atau IKAWANGI yang ada di perantauan mendukung 01”

Yusuf mengatakan akan berkomitmen ketika dirinya dan Gus Riza diberi amanah untuk melayani masyarakat Banyuwangi. Akan jalani kepempimpinannya dengan bersih tanpa ada korupsi. Dan Yusuf tegaskan bahwa yang disampaikannya adalah janjinya, karena janji adalah hutang.

Lanjut Yusuf ceritakan banyak masyarakat mengeluh pembangunan di Banyuwangi kuwalitasnya jelek dan tidak baik. Tetapi ditanya kepada yang mengerjakan (Kontraktor) mereka mengatakan.

“Pak Wabup bagaimana saya bisa membangun ini dengan kuwalitas yang baik, tetapi anggarannya tidak cukup. Saya bekerja kan harus cari untung Pak Wabup, ketika saya kerjakan dengan kuwalitas yang sesuai saya tidak dapat untung. Karena anggaran yang harusnya turun sesuai dengan rencana anggaran belanja yang ada dipotong lebih dulu. Sehingga kami tidak bisa kerjakan dengan kuwalitas yang baik”, kata Yusuf tiru percakapan Kontraktor.

Atas keluhan itulah Yusuf menegaskan ke depan persoalan tersebut tidak boleh terjadi lagi. Anggaran turun harus sesuai dengan rencana anggaran belanja yang ada, tidak boleh dipotong. Kalau memang pengerjaannya dilakukan dengan baik dan Kontraktor itu akan memberikan sesuatu itu adalah haknya. Tetapi kalau dipatok dan dipotong harus sekian persen tidak boleh dilakukan.

“Dan saya akan lakukan bersama Gus Riza sebaik-baiknya bahwa aparat di Banyuwangi lebih bersih tanpa korupsi. Dan ini harus dilakukan dari atas, harus dilakukan dari pejabatnya kalau tidak dimulai dari atas maka tidak mungkin akan diikuti oleh pejabat yang dibawahnya. Bila dilakukan dengan baik oleh pejabat yang diatas maka akan dilkukan dengan baik oleh pejabat yang dibawahnya. Maka kedepan Banyuwangi harus bersih tanpa korupsi”, akhiri sambutannya. (r35/ktb).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *