Polresta Banyuwangi Gelar Simulasi Sispamkota, Bentuk Kesiapan Pengamanan Pilkada 2020

  • Whatsapp

KABAROPOSISI.NET.| BANYUWANGI –Pada tahun 2020, tepatnya tanggal 9 September Kabupaten Banyuwangi melaksanakan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati periode 2021 – 2025. KPU Banyuwangi sebagai penyelenggara juga telah melakukan persiapan.

Sebagai bentuk kesiapan menyambut Pilkada serentak 2020, Polresta Banyuwangi menyelenggarakan Simulasi Sispamkota Pengamanan Pilkada Serantak 2020. Bertempat di depan Pendopo Shaba Swagata Blambangan Kabupaten Banyuwangi, Rabu (16/09/2020) sekira pukul 08, 30 WIB sampai selesai.

Hadir dalam pelaksanaan simulasi Sispamkota Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Drs. Slamet Hadi Supraptoyo beserta rombongan, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Kapolresra Banyuwangi Kombespol Arman Asmara Syarifuddin, Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Yuli Eko Purwanto, SIP, Wakil DPRD Banyuwangi Michael Edy Hadiyanto, SH, KPU dan Personil TNI POLRI serta seluruh undangan yang hadir.

Kedatangan Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Drs. Slamet Hadi Supraptoyo beserta rombongan di Pendopo Shaba Swagata Blambangan disambut dengan seni tari Gandrung Banyuwangi. Sebelum pelaksanaan simulasi Sispamkota, terlebih dahulu Wakapolda Jatim menyerahkan bantuan sosial Polda Jatim kepada Pondok Pesantren Darussalam Blokagung berupa 1 Ton Beras dibarengi dengan pemberian bantuan kepada beberapa anak Yatim.

Pada saat pelaksanaan Simulasi Sispamkota ini dilakukan skenario dalam hal pengamanan, pada saat kampanye, masa tenang, pemungutan suara, hingga ketika terjadi rusuh massa pada saat penghitungan suara.

Dalam skenario, di simulasikan ada satu kelompok pendukung pasangan Calon yang tidak terima dengan hasil penghitungan suara dan melakukan unjuk rasa ke Kantor Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi.

Kemudian, Pihak pengamanan dari Polresta Banyuwangi pun melakukan tugasnya guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Mulai dari formasi Dalmas dan melibatkan seluruh personil, serta bantuan anggota dari personil Brimob Polda Jatim. Bahkan, hingga diturunkan mobil water cannon untuk memukul mundur serta membubarkan masa yang di Simulasikan anarkis.

Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Drs. Slamet Hadi Supraptoyo  menuturkan pada saat simulasi, “bahwa Pilkada tahun ini dipersiapkan mulai tahapan pada saat pemungutan, hingga pasca pemungutan surat suara. Dan yang lebih penting lagi yakni Pilkada tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Semua wajib mentaati protokol kesehatan mulai dari tahapan demi tahapan itu yang utama karena pihak keamanan, pihak peyelenggara wajib ada medisnya,” tutur Brigjen Pol Drs. Slamet Hadi Supraptoyo.

Tak hanya itu, “Saya mengharapkan dan menghimbau kepada masyarakat Banyuwangi, mari kita jaga Banyuwangi ini. Dalam situasi yang kondusif dan kita semua bisa merasakan bagaimana di Banyuwangi, sayang kalau kita tidak saling menjaga terkait masalah Pilkada yang berdampak pada situasi Kamtibmas di Banyuwangi,” tuturnya.

Saat ditanya oleh awak media terkait potensi kerawanan apa yang sudah dipetakan di Jatim menghadapi Pilkada. Wakapolda Jatim Slamet menyampaikan, “Alhamdulillah sementara untuk Banyuwangi JawaTimur dalam situasi yang kondusip. Dan ini menjadi tugas dan tanggung jawab aparat keamanan didalam memetakan itu. Dan kita tentunya menghimbau pada masyarakat seperti yang saya katakan tadi,” imbuhnya.

Selama pelaksanaan Simulasi Sispamkota pengamanan Pilkada 2020, pantauan media berjalan dengan aman tertib dan lancar sampai akhir acara. (ktb)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *