Bapak Tertidur, Bocah Kecil Ngeluyur, Tercebur Kali Tak Berumur

  • Whatsapp

KABAROPOSISI.NET. | BANYUWANGI – Warga Dusun Krajan Desa Singolatren Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi, Senin 14/09/2020 sekira pukul 11:00 Wib. Dikejutkan dengan kejadian ditemukannya mayat bocah kecil di sungai.

Untuk kejelasan informasi awak media komfirmaai Apandi Kepala Desa Singolatren. Sebagaimana disampaikan oleh Apandi kronologis kejadiannya. Bahwa bocah kecil laki-laki berusia 2 tahun bernama Maulana itu sebelumnya sedang lihat Telvisi di rumah bersama bapaknya (Moh. Faesol).

“Bocah yang meninggal atas nama Maulana, kronologis kejadiannya Maulana sebelumnya lihat televisi sama orang tua laki-lakinya bernama Mohammad Faesol. Setelah orang tuanya (M.Faesol) tertidur, anaknya (Mulana) keluar rumah dan orang tuanya tidak tahu. Ternyata anaknya menuju kearah sungai di belakang rumahnya, akhirnya tercebur dan dibawa arus sungai sampai sejauh 250 meter. Dan selanjutnya Maulana ditemukan oleh orang mancing”, cerita Kades Apandi.

Mengetahui hal tersebut warga bernana Mahrus Ali membawa bocah kecil (Maulana) ke Puskesmas dengan harapan untuk mendapatkan pertolongan. Namun setelah itu oleh petugas Puskesmas Maulana putra kesayangan Pasangan Suami Istri (Pasutri) bernama Moh. Faesol dan Deni dinyatakan sudah tak berumur lagi. Sementara kejadian tersebut informasinya sampai ke Polsek Singojuruh, dan seketika itu Kanit Binmas Polsek Singojuruh Aiptu Didik Sudarmanto, SH didampingi perangkat desa menuju TKP.

Kepala Desa Apandi melalui media menyampaikan himbauan kepada masyarakatnya.

“Saya sarankan kepada para orang tua yang masih punya anak kecil, untuk tidak lengah ketika momong anaknya. Namanya anak masih usia 2 tahun sudah bisa berjalan tapi tidak mengerti apa-apa. Kalau kita sebagai orangtua tidak waspada terhadap prilaku anak-anak kita yang akan rugi”, himbaunya. (r35).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *