Michael, “Bumbung Kosong Bisa Terhormat, Tapi Bisa Jadi Pembodohan Politik Atau Amputasi Demokrasi”

  • Whatsapp

Apa iya bumbung kosong akan terjadi di Banyuwangi..? jangan dulu lah, kayaknya saya gak yakin itu akan terjadi di Banyuwangi. Di Banyuwangi banyak yang mampu dan pinter-pinter lo…

KABAROPOSISI.NET.|BANYUWANGI – Upaya mencari perhatian dan dukungan dari rakyat dalam sebuah kontestasi politik Pemilukada Banyuwangi sudah mulai menghangat. Meski tahapan-tahapan Pemilukada oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Banyuwangi belum sampai pada penetapan Calon.

Pasalnya rakyat pada musim politik betul-betul menjadi tumpuhan harapan kontestan Pemilu sudah hal biasa. Baru-baru ini beredar iseu perkiraan Pilkada Banyuwangi akan terjadi salah satu Paslon melawan “Bumbung Kosong” cukup menggelitik dan mengundang respon publik di Banyuwangi.

Bacaan Lainnya

Ada yang menanggapi iseu “Bumbung Kosong” akan menjadi sesuatu yang terhormat bila realistis terjadinya, tetapi juga bisa jadi adalah sebuah pembodohan politik dan mengamputasi demokrasi bila ternyata terjadinya diluar kepatutan. Salah satunya adalah Michael Edy Hariyanto, SH Ketua DPC Demokrat Banyuwangi, menanggapinya.

” Saya tidak menanggapi Paslon siapa-siapa lo ya..saya hanya menanggapi andai benar terjadi Paslon lawan bumbung kosong dalam sebuah Pilkada”, awali Michael.

Setelah itu Michael menyampaikan tanggapan istilah Paslon lawan bumbung kosong yang sepertinya agak sedikit pesimis itu akan terjadi di Banyuwangi.

“Apa iya bumbung kosong akan terjadi di Banyuwangi..? jangan dulu lah, kayaknya saya gak yakin itu akan terjadi di Banyuwangi. Di Banyuwangi banyak yang mampu dan pinter-pinter lo… Partai-Partai yang ada di Banyuwangi ini Kader-Kadernya banyak yang bagus dan berjiwa pemimpin. Dan jangan lupa kalau ini benar terjadi, akan malu besar bila ternyata Bumbung Kosong yang menang”, sambungnya.

MICHAEL EDY HARIYANTO, SH : Ketua DPC Partai Demokrat Sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi

Masih kata Michael, ” Saya katakan hebat dan terhormat sekali kalau ada Paslon yang lawan bumbung kosong atau tidak ada lawannya. Artinya Paslon tersebut dianggap sudah yang paling baik karena tidak ada yang berani maju berkompetisi dengannya. Itu satu sisi, tapi harus dilihat lagi kalau bumbung kosong terjadi karena cara-cara di luar kepatutan untuk dapat rekom dari semua atau sebagian partai-partai, ini namanya pembodohan politik bahkan saya katakan mengamputasi demokrasi. Ini gak boleh terjadi di mana saja termasuk di Banyuwangi”, ungkapnya.

Lanjut Michael mengajak masyarakat Banyuwangi untuk tetap semangat demi Banyuwangi, agar mau tampil abdikan diri untuk masyarakat Banyuwangi dengan ikut berkompetisi di Pilkada Banyuwangi.

“Saya yakin di Banyuwangi banyak yang mampu dan berjiwa pemimpin, ayo yang semangat berkompetisilah ikut Pilkada, abdikan ilmu dan kepinterannya biar manfaat untuk rakyat Banyuwangi, pastikan demokrasi yang kita junjung tinggi bersama berjalan dengan baik di Banyuwangi. Rakyat Banyuwangi sudah banyak yang pintar, pasti tak akan lagi memilih pemimpin karena uang, tapi karena menginginkan pemimpin dan Banyuwangi yang lebih baik”, pungkas Michael memberi semangat masyarakat Banyuwangi. (r35).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *