Terverifikasi Protokol Covid-19, Pasar Wit-Witan Ramai Pengunjung

  • Whatsapp

Kabaroposisi.net.| Banyuwangi – Buka kali pertama Tanggal 5 Juli 2020 Minggu lalu Pasar Kuliner Wit-Witan Desa Alasmalang Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi. Lakoni Simulasi dan jalani Verifikasi oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Disbudpar Banyuwangi.

Buah dari itu Pasar Kuliner Wit-Witan Alasmalang akhirnya dinyatakan “terverifikasi” dan mendapatkan “stiker” kelayakan buka dari Gugus Tugas (Protokol Covid-19). Tak ayal bila hari ini Minggu 12 Juli 2020 buka kali ke duanya Pasar Kuliner Wit-Witan Desa Alasmalang ramai pengunjungnya. Bisa jadi hal tersebut karena pengunjung merasa aman untuk menghibur diri bersama keluarga di Pasar Wit-Witan.

Bacaan Lainnya

Seperti biasa, setiap pengunjung yang hendak memasuki lokasi harus jalani tes suhu tubuh oleh petugas dan dipastikan memakai masker. Tak segan-segan petugas meminta pengunjung keluar dari lokasi Pasar bila ke kedapatan membangkang tidak mengenakan masker. Keluar masuk pengujung pun ditata sedemikian rupa menghindari terjadinya kerumunan di pintu masuk utama.

Awak media sempat mendapati pengunjung yang hendak belanja kuliner tidak dilayani oleh pelapak karena tidak pakai masker. Setelah diperingatkan dan mau pakai masker baru pelapak melayaninya.

“Biar gak jadi kebiasaan pak, karena saya tidak tahu dia atau saya yang bisa tertular atau menularkan Covid. Gak apa-apa gak beli di lapak saya daripada beresiko pada saya juga yang lain”, kata salah satu pelapak inisial “SG”.

Pengunjung Pasar Kuliner Wit-Witan betul-betul dimanjakan. Pengelola sengaja siapkan Live Grup Musik  yang mana pengunjung bisa unjuk kebolehan suara dan joget sepuasnya. Tak sedikit pengunjung yang berselvie dengan “Kebo-Keboan” dengan tampilan serba hitam dan menyeramkan itu.

Menurut Wakil Ketua Paguyuban Pasar Wit-Witan Alasmalang Sutrisno saat dikonfirmasi.

“Semoga seterusnya pengunjung memaklumi dan ada kesadaran patuhi prosedur protokol kesehatan yang kami berlakukan di sini mas, kami butuh kerjasama yang baik, kami juga butuh saran dan kritik sehingga Pasar Wit-Witan ini bisa berlanjut aktivitasnya”, tuturnya. (r35/ktb).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *