Musdessus BLT DD Desa Tanjung Ada Penambahan 22 KK

  • Whatsapp

KABAROPOSISI.NET|Blora, _ Musyawarah Desa Khusua (Mudessus) desa Tanjung berkaitan dengan BLT DD hari ini tgl 16/06/2020 di aula pertemuan Kantor desa Tanjung di hadiri pihak Kecamatan, Kades, Bhabinsa, Bhanbinkamtibmas, tokoh masyarakat, RW dan RT desa Tanjung.

Camat Kedung Tuban Martono melalui Sekcam Tulus Sunarko menyampaikan sebelumnya bantuan sosial dulu sebenarnya sudah ada dan pada dasarnya diberikan kepada keluarga miskin, seperti BST maupun PKH, karena negara sedang mengalami bencana pademi covid-19 akhirnya Dana Desa digunakan untuk membantu warga miskin BLT DD.

Bacaan Lainnya

Bagi penerima bantuan tidak diperbolehkan double, jika sudah masuk daftar atau menerima bantuan lain tidak boleh menerima BLT DD.

Dia menambahkan di dalam musdessus desa Tanjung, ” dalam situasi new normal kita tetap bekerja tetapi tetap waspada, jaga jarak, pakai masker, sering cuci tangan dengan harapan pelan pelan kembali kerja serta mencegah penyebaran Covid,”

Sementara itu Kades Tanjung Ngaripan di dalam memimpin musdessus juga menyampaikan realisasi BLT DD tahap pertama sesuai Perppu kuota penerima bantuan 145 kk terrealisasi 140 kk yang mendapatkan virtual acount dari bank Bank Jateng, 132 penerima bantuan atau manfaat yang dapat menggunakan bantuan tersebut sedang 31 kk ada terkendala teknis dan 1 menolak menerima bantuan, jadi total ada 32 terkendala.

Lanjut Kades Tanjung kecamatan Kedungtuban ini , ” Untuk tahap kedua BLT DD ada tambaham penerima sebanyak 22 kk, mereka datang ke kantor desa silahkan pak RW dan pak RT warga ini pantas nerima apa tidak, menurut saya karena mereka datang kekantor desa mereka pantas menerima, ” terangnya.

Kalis Haryanto ketua BPD desa Tanjung, “kami ucapkan terimakasih kepada bapak kepala desa yang telah berusaha seadil adilnya tetapi terbentur aturan aturan dari pemerintah, jika terjadi konflik itu wajar karena keinginan keinginan iti terbentur aturan aturan, yang pada intinya bantuan langsung tunai Dana Desa tidak boleh double dengan bantuan lainnya, jika terjadi double BLT DD harus dikembalikan, jadi ada satu warga yang duoble akhirnya mengembalikan dengan menandatangani pengembalian bantuan tersebut,” terangnya BPD.

Salah satu RW meminta untuk transparansi jika ada perubahan perubahaan dengan membuat grup wa untuk pengumuman penerima bantuan, untuk diketahui pemerintah desa Tanjung juga telah membuat Stiker bagi penerima Bantuan untuk ditempel dirumah warga penerima banyuan. (GaS)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *