Kampung Tangguh Semeru Wijenan Kidul Patut Diapresiasi

  • Whatsapp

Kabaroposisi.net (Banyuwangi)

Program Kampung Tangguh gagasan Forpimda Jawa Timur sepertinya lagi jadi tranding topik terutama di wilayah Provinsi Jawa Timur. Tak ayal ramai di media beberapa Desa/Kelurahan pada Kabupaten/Kota wilayah Provinsi Jawa Timur pada antusian membentuk Kampung Tangguh.

Pada masa pandemi Covid-19 ini Program Kampung Tangguh menjadi salah satu solusi memutus mata rantai penularan Virus Corona juga upaya penanggulangan dampaknya. Mungkin alasan itu masyarakat Dusun Wijenan Kidul Desa Singolatren Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi bersepakat membentuk “Kampung Tangguh”.

“Kami berharap pandemi Covid-19 segera berkahir di Banyuwangi dan di seluruh Indonesia tentunya. Kami bersama tokoh dan warga di Dusun ini ambil langkah membentuk Kampung Tangguh bukan karena pesimis Covid-19 tidak akan berakhir. Kami ketika Allah berkehendak tidak ada yang mustahil termasuk mengakhiri masa pandemi ini. Disadari pula bahwa dampak dari Covid-19 terhadap ekonomi masyarakat benar-benar terasa sekali. Kalau kita larut dengan kondisi seperti itu terus maka bukan tidak mungkin kita akan semakin parah. PR ini sudah terlanjur ada dihadapan kita dan kita tidak bisa mengelak harus segera menyelesaikan PR ini. Satu sisi PR kita adalah selamatkan warga dari penularan Virus Corona, sisi lain kami harus bertahan hidup artinya harus bangkit memulihkan kondisi ekonomi. Oleh karena itu kami satukan tekad lawan Virus Corona dan kami tekad pula untuk mandiri dalam ekonomi sosial budaya dengan cara memberdayakan kelompok-kelompok tangguh yang sudah kami siapkan”, papar Sunaryo Adi Prayitno selaku Ketua Kampung Tangguh Semeru Dusun Wijenan Kidul Desa Singolatren.

Lanjut diurai oleh Sunaryo jenis Kelompok-Kelompok Tangguh yang ada diantaranya Pok Tangguh Keamanan, Pok Tangguh Informasi, Pok Tangguh Logistik, Pok Tangguh SDM, Pok Tangguh Perekonomian, Pok Tangguh Transportasi, Pok Tangguh Budaya, Pok Tangguh Agama, Pok Tangguh Kesehatan dan Psikologi. Di dalam lingkungan Kampung Tangguh Semeru Dusun Wijejan Kidul terpantau oleh media keberadaan rumah isolasi yang setiap saat merawat warga yang karena kondisi tertentu harus jalani karantina selama 14 hari. Ada tempat pemulasaran jenazah yang gunakan standar SOP protokol kesehatan. Ada tempat khusus untuk kegiatan senam kebugaran, ada Dapur Umum melayani warga yang dalam karantina, petugas piket Pok Tangguh dan tamu. Untuk ketahanan ekonomi ternyata ada UMKM atau jenis kegiatan usaha warga dan memberikan pelatihan kepada pemuda-pemudi dalam lingkungan menjadi wira usahawan.

Kepala Desa Singolatren Apandi ketika dikonfirmasi kepada menuturkan,

“Saya selaku Kepala Desa tentu mendukung keberadaan Kampung Tangguh Semeru di wilayah Desa Singolatren. Saya berharap ini bisa mengedukasi warga dusun-dusun yang lain di desa kami agar bisa melakukan hal yang sama ke depan. Harapan saya keberadaan Kampung Tangguh ini tidak hanya ada karena situasi pandemi namun berkelanjutan yang secara otomatis bisa mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Setidaknya ini adalah edukasi bagi warga Singolatren untuk tangguh, kuat dan siap menghadapi masalah, menyelesaikan masalah, mampu dan mandiri. Untuk itu kami dari Pemerintah Desa akan mendukung dan mecarikan trobosan-trobosan bagaimana Kampung Tangguh Semeru Dusun Wijenan Kidul ini benar-benar tangguh dalam segala hal”, ungkap Kades Apandi.

Atas nama warga juga Pemerintahan Desa, Kades Apandi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Forpimka yaitu Camat (Trisetia Supriyanto), Kapolsek Singojuruh (Iptu Abd. Rohman) beserta anggota yang terlibat, Danramil 0825/13 Singojuruh (Letda Cba Wailik), Bhabinkamtibmas (Bripda Puguh Prayogo), dan Babinsa Singolatren (Sertu Hadi Sucipto) atas support, kerjasama dan arahan mewujudkan keberadaan Kampung Tangguh Semeru. Wabil khusus Kades Apandi merasa sangat berterima kasih kepada Polresta Banyuwangi yang telah memberikan pembinaan dan bimbingan agar Kampung Tangguh Semeru di Dusun Wijenan Kidul berjalan dengan baik. (rh35/ktb).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *