Pembentukan Pengurus HIPPAM Kaligondo Berbuntut Pelaporan Ke Polresta

  • Whatsapp

Kabaroposisi.net (Banyuwangi)

Ramai sebelumnya kabar pembentukan Pengurus Himpunan Pengguna Air Minum (HIPPAM) Desa Kaligondo Kecamatan Genteng Kabupaten Banyuwangi. Menimbulkan pro kontra di masyarakat ada yang setuju Pengurus baru AM dkk, ada yang lebih suka dengan keberadaan Pengurus lama H. Sulaeman dkk.

HIPPAM Kaligondo yang sebelumnya bernama HIPPAM Banyuwono diketuai H. Sulaeman diketahui mengantongi SK dari Kemenkumham. Sementara HIPPAM yang baru dengan nama HK (HIPPAM KALIGONDO) diketuai AM belum diketahui kejelasan legalitasnya. Namun kabarnya meski belum jelas legalitasnya, pengurus HIPPAM yang baru, berani ambil tindakan dan kebijakan administratif bahkan melakukan penarikan iuran nasabah.

Tak hanya itu yang disesalkan juga oleh Pengurus HIPPAM Banyuwono, Pengurus HIPPAM yang baru diduga melakukan hal-hal yang diduga menabrak aturan. Hal tersebut sebagaimana disampaikan oleh Bambang Hermanu bahwa poin pengaduan ke Polresta Banyuwangi adalah : 1. Dugaan upaya perampasan kepengurusan secara sepihak. 2. Dugaan pengrusakan jaringan induk pipanisasi. 3. Dugaan pengambilan dan penggantian gembok kantor dan pada titik Valve. 4. Dugaan pungutan liar yang dilakukan HK kepada masyarakat dan itu melibatkan RT.

Lanjut menurut Bambang Hermanu kenapa hal ini dilakukan, karena keberadaan Pengurus HIPPAM Banyuwono sampai saat ini tidak dibubarkan dan mengantongi legalitas SK dari Kemenkumham. Jadi kata Bambang, secara hukum siapa yang bertanggung jawab dengan dibentuknya Pengurus HIPPAM yang baru dan belum ada legalitasnya itu.

Tak hanya itu Bambang Hermanu bersama Pengurus HIPPAM Banyuwono mengaku akan tindak lanjuti dengan melakukan gugatan perdata. (rh35).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *