Bupati Anas Serahkan BLT Cair Perdana Desa Sukojati, Kades Untung Dihujani Apresiasi

  • Whatsapp

Kabaroposisi.net (Banyuwangi)

Dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dielu-elukan kehadirannya oleh masyarakat para Penerima Manfaat (PM) Desa Sukojati Kecamatan Blimbingsari Kabupaten Banyuwangi. Hari ini 30/04/2020 sudah datang dan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Banyuwangi H. Abdullah Azwar Anas, M.Si.

Turut hadir bersama Bupati Anas, Kusyadi selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) Kabupaten Banyuwangi. Kehadiran rombongan Bupati disambut Camat Blimbingsari beserta staf, Kepala Desa Sukojati dan seluruh unsur Pemdes terkait, tokoh ulama, dan warga bakal Penerima Manfaat (PM) Bantuan Langsung Tunai (BLT) terdampak Covid-19.

Panitia dalam rangka waspada sebaran Covid-19 tata tempat acara dengan SOP Protokol Kesehatan. Setiap yang hadir diharuskan cuci tangan, disemprot hand sanitizer, harus bermasker, tempat duduk hadirin jaraknya 1,5 m, dan disarankan untuk tidak berjambat tangan.

Awal kedatangan Bupati Anas seperti biasanya langsung hampiri dan berikan santunan pada beberapa Anak Yatim. Sebelum masok Pendopo Balai Desa, Bupati Anas terlebih dahulu cuci tangan pada Wastafel yang disediakan oleh Pemerintah Desa Sukojati.

“Lo…ini kok bagus tempatnya dan nyaman sekali, hebat Pak Kadesnya ini, kantornya ada tanaman rambat-rambatannya terasa asri. Ini patut dicontoh oleh desa-desa yang lain, tempat pelayanan harus nyaman bagi masyarkat”, obrol santai Bupati sembari sambar tisue habis cuci tangan.

Setalah itu Bupati langsung saja memberikan kata sambutan sapa hadirin dan warga yang bakal Penerima Manfaat (PM) Bantuan Langsung Tunai (BLT). Yang mana diketahui bersama bahwa program BLT ini diluncurkan sebagai upaya penanggulanan dampak Covid-19 yang bersumber dari APBN melalui Dana Desa (DD). Berikut kata sambutan Bupati Banyuwangi H. Abdullah Azwar Anas, M.Si sebelum secara simbolis penyerahan BLT.

Bupati Anas awali dengan permohonan maaf karena agak terlambat, mengingat ada kegiatan bersama Kapolresta keliling ke Terminal. Karena masih banyaknya pemudik dari Bali melalui penyebrangan Gilimanuk, mulai hari ini diperintahkan untuk tidak jual tiket penyebrangan.

“Alhamdulillah hari ini Bantuan Langsung Tunai atau BLT sudah cair, hari ini totalnya 1538 titik masyarakat yang akan dicairkan, total nominal yang akan cair hari ini 66 milyar diterimakan melalui rekening Bank Jatim langsung. Harapan saya Pemerintah Desa bisa sungguh-sungguh mendata penerima dengan baik. Dan terima kasih, bahwa Desa Sukojati termasuk desa angkatan awal yang bisa mencairkan BLT Desa. Ini artinya aktif desanya kalau ada masalah aktif komunikasi dengan DPMD”, ungkap dan apresiesnya kepada Kades Sukojati.

Lagi-lagi Bupati Anas singgung kenyamanan Kantor Desa Sukojati yang ada tanaman pohon rambat-rambatan,tanaman trembesi dan pule. Sebagai bentuk apresiasi Bupati Anas minta Kades Untung Suripno itu dampingi Bupati di panggung kehormatan. Kepada Camat Blimbingsari, Bupati Anas minta agar desa-desa yang lain meniru Desa Sukojati.

Sambil guyon Bupati Anas sangking apresiasinya kepada Kepala Desa Sukojati Untung Suripno dikatannya “Pak Kades ini berarti wajah ndeso selera kota”, disambut tawa dan tepuk tangan hadirin. Lanjut kata Bupati Anas, “dari pada wajah kota tapi seleranya desa”.

Lanjutnya, ini adalah BLT Desa semoga bisa dimanfaatkan dengan baik untuk kebutuhan sehari-hari. Diinformasikan bahwa besok juga akan cair bantuan PKH dan BPNT termasuk bantuan beras dari Pemda. Tapi bantuan beras sengaja tidak dibagikan dulu, karena takut terjadi tumpang tindih dan beras sudah tersedia di Bulog tinggal merealisasikannya.

Bupati Anas diakhir sambutannya meminta kepada masyarakat terutama ibu-ibu penerima bantuan untuk mendoakan Banyuwangi agar segera dibebaskan dari penyakit Covid-19.

“Kulo suwun dumateng penjenangan sedoyo, menawi wonten sederek, saudara yang datang tolong suruh karantina mandiri. Kalau tidak mau karantina di rumah desa bisa lakukan karantina di rumah isolasi yang disediakan Pemerintah Desa. Kalau tidak di Desa tidak siap rumah isolasinya, lapor ke Pemda akan kita karantina di GOR Wisma Atlit. Kunci sukses penanganan Covid-19 bukan hanya di Pemda saja tapi juga di desa. Kalau Kepala Desanya Ketat, Kadus dan RT nya ketat insyaallah menjadi ikhtiar yang bermanfaat. Bupati Anas juga himbau untuk tidak berjabat tangan, pakai masker, ikuti himbauan Protokol Kesehatan yang ada”, pungkasnya.

Usainya Bupati Anas secara simbolis menyerahkan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada beberapa perwakilan Penerima Manfaat (PM). Bupati Anas juga sempatkan diri masuki ruangan pelayanan publik Desa Sukojati. Tak lama kemudian Bupati Anas meninggalkan Kantor Desa Sukojati menuju Wongsorejo.

Sementara Kades Sukojati Untung Suripno dalam keterangannya, penerima BLT Desa Sukojati proses pendataannya sudah melalui rapat-rapat melibatkan, RT/RW, Kadus, BPD. Hal itu karena menghindari salah sasaran dan tumpang tindih dengan penerima bantuan dari program lain seperti BPNT, PKH. Kalau ada warga yang belum tercover dan layak menerima BLT, Pemerintah Desa upayakan dengan cara cari dermawan untuk Jaring Pengaman Sosial, dan masih ada yang bisa ditangani melalui bantuan dari Dinas Sosial.

Para Penerima Manfaat BLT Desa Sukojati tampak cerah ceria, karena pada saat itu juga dana BLT bisa langsung diterima. Karena petugas Bank Jatim sudah siapkan Teller untuk melayani pencairan dana BLT sesuai data penerima yang ada. (rh35/ktb).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *