Musdes Validasi,untuk Penetapan Data Calon Penerima BLT- DANA DESA Dan Perubahan APBDes, Desa Patokan-Bantaran

  • Whatsapp

Probolinggo,kabaroposisi.net,- Pelaksanaan Musdes Validasi, Finalisasi dan Penetapan Data Calon Penerima BLT- DANA DESA Patokan Kecamatan Bantaran Kabupaten Probolinggo Provinsi Jawa Timur Mulai dilaksanakan. 28/04

MUSDES dihadiri Oleh KAPOLSEK BANTARAN, DANRAMIL, Kasi Pembangunan Kecamatan Mewakili Camat Bantaran, Pendamping Desa kecamatan Bantaran serta sejumlah Tokoh masyarakat warga Setempat. Informasi didapat, Desa Patokan Kecamatan Bantaran Kabupaten Probolinggo yang dikenal sebagai basis aksi kesenian, diantara salah satunya adalah Kesenian Druband.

Kepada kabar oposisi Probolinggo
PJ. Kepala Desa Patokan Abd.Sahar mengatakan, dalam hal ini tidak semua Masyarakat akan mendapatkan bantuan BLT DANA DESA, yang mana pihaknya akan melakukan Verifikasi untuk menentukan kelayakan Pemanfaat guna ketepatan sasaran, dengan Kriteria pemanfaat, Masyarakat Pra-sejahtera namun tidak menerima Bantuan lain seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dengan besaran Bantuan yang akan di bagikan sebesar Rp.600 Ribu Rupiah selama 3 bulan. “katanya”

Sementara, Pendamping Desa P3MD Supandi mengatakan, MUSDES luar biasa tersebut dilakukan guna melakukan percepatan penanganan Covid-19 dan pemberian BLT Dana Desa maka dari itu perlu dilakukan adanya Perubahan APBDes 2020.” Tandasnya”

Lengkapnya, salah satu moderator dalam giat MUSDES tersebut menyampaikan, bahwa akan ada beberapa kegiatan fisik yang akan mengalami Transisi guna penaganan dan pembererian BLT DANA DESA pada Masyarakat Terdampak. Diperkirakan pemerintah Desa Patokan akan mencanangkan anggaran senilai Rp.300 juta dari Perubahan Kegiatan Fisik pada APBDes DANA DESA tahun Anggaran 2020.

Adapun beberapa kegiatan Fisik yang akan tertransisi diantara, pembangunan RTLH, Saluran Irigasi yang berlokasi di RT.03 sebanyak 2 Titik serta Drainase Beton yang sebelumnya di tetapkan di Dusun Kapuran.

Dikabarkan sebelumnya, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Abdul Halim Iskandar meminta Kepala Desa agar menggandeng tokoh masyarakat saat melakukan pendataan calon penerima BLT. Pelibatan tokoh masyarakat dalam kerangka supaya terhindar dari kecurigaan antar warga sekaligus sebagai antisipasi adanya penyelewengan oleh oknum-oknum yang mencari keuntungan dibalik wabah Covid-19.

Untuk selanjutnya hasil pendataan sasaran keluarga miskin di musyawarah Desa Khusus, atau musyawarah insidentil. Dalam musyawarah tersebut dibahas agenda tunggal yaitu validasi dan finalisasi data.

Yang Kemudian, data yang sudah valid dan ditanda tangani oleh Kepala Desa selanjutnya diajukan kepada Bupati melalui Camat. “Win”

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *