Kades Cegati Warga Untuk Dipakaikan Masker Sebelum Masuk Ke Pelayanan

  • Whatsapp

Kabaroposisi.net (Banyuwangi)

Beberapa hari sebelumnya Pemerintah Desa Singolatren Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi. Bersama Polsek Singojuruh bikin gebrakan “Razia” warga yang lalu lalang tidak menggunakan masker dalam rangka putus mata rantai penyebaran pandemi covid-19.

Pantauan media ternyata tak hanya itu, Pemerintah Desa Singolatren sengaja cegati warga yang datang ke Kantor Desa butuh pelayanan. Pasalnya setiap warga yang butuh pelayanan sebelum memasuki ruang pelayanan, bila kedapatan tidak memakai masker dicegat diberi saran dan diberi masker serta disemprot hand sanitizer terlebih dahulu.

Entah bagaimana caranya Pemerintah Desa Singolatren Apandi, bisa mempersiapkan ratusan masker di Kantornya. Sekilas awak media dapati Kades Apandi sedang menegur staf desanya yang diketahui saat menerima warga di ruang pelayanan tidak memakai masker.

“Saya tidak ingin kecolongan dan berusaha semaksimal mungkin warga Singolatren jangan sampai ada yang positif covid-19. Karena kalau ada satu saja yang positif maka akan resah satu desa, dan kasihan imbasnya kepada keluarganya akan menerima hukum sosial dari masyarakat”, tegasnya Senin 13/04/2020.

Lanjut Kades Apandi mengutip informasi yang disampaikan oleh juru bicara covid-19 di Televisi. Bahwa yang perlu diwaspadi adalah orang yang sudah terpapar dan berpotensi menyebarkan tapi tanpa gejala. Dia tetap terlihat sehat karena memang punya imunitas tubuh yang bagus. Oleh karena itu menurut Kades Apandi lebih efektif pencegahan mewajibkan warganya untuk memakai masker.

Kades Apandi juga meminta setiap Kepala Dusunnya untuk melaporkan kondisi di lingkungan masing-masing. Terutama tentang pantauan kepada warganya yang baru datang dari luar kota zona merah.

“Setiap hari saya juga minta Kadus untuk melaporkan kondisi warga di lingkungannya, terutama memantau dan selalu menginformasikan setiap ada warga yang baru datang dari luar kota zona merah untuk dikonsultasikan ke petugas kesehatan dan isolasi mandiri selama 14 hari di rumahnya. Selama jalani isolasi pun saya minta Kadus kontrol”, tambahnya. (rh35).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *