“Sodaqoh HATI” di Tegalsiwalan Berjalan Tidak Sesuai Arahan BUPATI

  • Whatsapp

PROBOLINGGO Kabaroposisi.net,– Sodaqoh Hati di Desa Tegalsiwalan diduga tidak dilaksanakan dengan baik sebagaimana arahan dalam lampiran PERBUB no.67 tahun 2019 untuk menyisihkan sebagian Anggaran senilai 30 Juta yang sebelumnya telah disampaikan oleh Pemkab Probolinggo kepada Pemerintah Desa dalam pemberian makanan pada Fakir Miskin dan Lansia dalam sebulan. (10/04/2020)

Perlu diketahui, dalam pelaksanaan Lampiran Perbub No.67 Tahun 2019 Pemberian makanan tambahan untuk masyarakat miskin terutama lansia senilai Rp. 7500,- X (jumlah masyarakat miskin) X 2 X (……. Hari) senilai kurang lebih 30 juta.

Bacaan Lainnya

Informasi didapat, jumlah pemanfaat di Desa Tegalsiwalan Sebanyak 150 orang.

Ironisnya, menurut keterangan pemanfaat pemberian makanan tambahan di Desa tegalsiwalan tidak sampai Satu bulan Lamanya.

Menanggapi perihal tersebut salah satu perangkat desa “Firman” (nama samaran) membenarkan bahwa Sodaqoh Hati di Desa Tegalsiwalan Kecamatan Tegalsiwalan hanya berjalan selama 14 hari dengan 1 kali pemberian makan Tambahan dalam satu Hari, tegas Perangkat.

lengkapnya “Firman” mengatakan, pada saat itu semua perangkat di beri dana Oleh PJ.s kepala Desa (Ro’in) dengan nilai dana Rp. 7.500,- kali Jumlah Kuota, jadi dana yang di serahkan pada kami hanya Rp.7500 bukan Rp.15000 dalam Per-hari selama 14 hari lamanya, tetapi pemberian makanan Tambahan disini di langsungkan selama 16 hari tetapi yang 2 hari Pak.Ro’in sendiri yang menangani”, pungkasnya.

Di kabarkan sebelumnya, Pj. Kepala Desa Tegalsiwalan Siap Bicara Di Darat Terkait Dugaan Hilangnya Anggaran Sodaqoh Hati, Artikel terdapat pada (Tribuananews.com)

“Sebenarnya saya malu karena ada masyarakat yang sering menanyakan kapan kelanjutan bantuan Sodaqoh Hati ini, gimana tidak malu di Desa lain banyak yang sudah rampung dan genap 30 hari”, ujarnya.

Padahal dalam dokumentasi awal pakai tanda tangan apalah itu, katanya sebulan bantuannya. (artiket terdapat pada, Postdesa.com)

Menanggapi perihal tersebut, Kasi Pemberdayaan Masyarakat PMD Farhan saat di Hubungi mengatakan, Pihaknya akan melakukan pengecekan ke desa Tegalsiwalan. (Tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *