Tepis Fitnah Corona, Kades & BBKTM Desa Singolatren Redam Keresahan Warga

  • Whatsapp

Kabaroposisi.net (Banyuwangi)

Warga Dusun Pengastulan Desa Singolatren Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi, dibuat resah oleh oknum dengan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Boleh dibilang dengan gaya sok tahu oknum tersebut menjustice tetangganya sendiri inisial “SWH” seolah-olah sudah positif Corona.

Lantaran hal itu istilah Banyuwangiannya kata “Jare” (Katanya) berkembang cepat di Dusun Pengastulan bikin panik warga. Karena alasan demi kondusifitas lingkungan dan warganya, Eko Kepala Dusun Pengastulan koordinasi dengan Kepala Desanya. Kepala Desa Singolatren Apandi pun merespon gandeng Bhabinkamtibmas (BBKTM) Singolatren Bripda Puguh Prayogo dan Kanit Bimas Polsek Singojuruh Aiptu Didik Sudarmanto, SH. Jumat malam 03/04/2020 merapat ke Dusun Pengastulan memberikan pemahaman redam dan menenangkan warga.

Kades Apandi ketika dikonfirmasi tentang kodisi “SWH” kepada media menuturkan bahwa yang bersangkutan sudah diperiksakan ke RSUD Blambangan juga RSU Genteng.

“Yang bersangkutan sakit dari Bali dan statusnya ODR, dan langkah yang kami lakukan yang bersangkutan sudah kita periksakan ke PKU Rogojampi, RSUD Blambangan juga RSU Genteng. Sementara kepastiannya kami nunggu hasil Lab dari Surabaya yang katanya hari Senin baru ada jawaban”, tuturnya.

Kades Apandi mengaku menyesalkan adanya penyebaran informasi tidak bisa dipertanggung jawabkan oleh oknum sudah mengklaim “SWH”positif Corona. Oleh karena itu lanjut Kades Apandi, bersama BBKTM dan Kanit Bimas turun melakukan pembinaan agar warga tidak resah dan tidak mudah percaya ifnormasi sepihak tanpa data.

“Saya sesalkan ada oknum yang sebar informasi tidak jelas tanpa data itu buat resah masyarakat. Kita¬† waspada harus tapi tidak harus berlebihan juga, kita ikhtiar dan berdoa kepada Allah, dan tenangkan diri kita masing-masing. Karena ketenangan itu bagian terpenting sebagai imunitas kita, pola makan, olah raga, kebersihan itu pendukung. Tadi sudah saya terangkan kronologi saya mengawal ke tiga Rumah Sakit diantaranya ke PKU Rogojampi, RSUD Blambanvan Banyuwangi, RSU Genteng dan hasilnya negatif semua, kategori ODR saja”, papar Kades Apandi.

Sementara Kanit Bimas Polsek Singojuruh Aiptu Didik Sudarmanto, SH dikonfirmasi menyampaikan.

“Saya bersama Bhabinkamtibmas juga Pak Kades, berikan pemahaman dan pembinaan kepada warga untuk tenang tidak resah dan tidak mudah percaya informasi yang belum jelas. Kami sarankan kepada warga untuk bisa mengisolasi mandiri selama 14 hari di rumah masing-masing jangan keluar rumah kalau tidak kondisi mendesak, dan jaga kebersihan ikuti anjuran protokol Kesehatan”, jelasnya.

Akhiri penyampaiannya Kades Apandi mengaku hari ini Sabtu 04/04/2020, segera menyiapkan tempat untuk Rumah Isolasi Mandiri. Kades Apandi juga berharap kesadaran warganya yang beru datang dari luar kota tanpa diperintah mau mengisolasi mandiri di rumah selama 14 hari. (rh35).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *