Sejumlah Perwakilan Kades Di Bangkalan Datangi Kantor DPRD, Mendesak Pemilihan BPD Dilaksanakan

  • Whatsapp

Bangkalan Kabaroposisi.net, _ Dinilai berdampak pada proses pencairan DD dan ADD, perihal penundaan pengisian Badan Permusyawatan Desa (BPD), sejumlah perwakilan Kepala Desa mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, rabu (16/10) siang.

Dalam agenda tersebut, Jayus Kepala Desa Macajeh mengatakan, dengan ditundanya pengisian BPD tersebut bisa menghambat pada proses pencairan DD dan ADD.

Bacaan Lainnya

“Tanpa adanya BPD definitif, anggaran Dana Desa dan Alokasi Dana Desa tidak bisa cair, lantaran harus ada tanda tangan dari BPD. Dan desa sangat dirugikan,” kata jayus dihadapan para anggota Komisi A.

Senada juga disampaikan Khoirul Anam salah satu anggota Asosiasi Kepala Desa (AKD), menurutnya BPD yang sudah habis masa jabatannya membuat pencairan DD dan ADD terkendala, sebab tidak bisa mengajukan pencairan.

“Pencairan DD tahap tiga tidak akan bisa dicairkan, sebab harus ditanda tangani oleh BPD,” ujar Khoirul Anam.

Sementara, Agus Kurniawan Sekretaris Komisi A DPRD Bangkalan mengatakan, pihaknya akan melakukan pemanggilan terhadap Dinas Pemberdayaan Masyarkat dan Desa (DPMD) agar pengisian BPD segera dilaksanakan.

“Kami akan panggil DPMD dan mendesak, agar pemilihan BPD segera direalisasikan,” kata agus.

Lanjut, kata dia, ada kemungkinan pemilihan BPD dilakukan setelah pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober Mendatang.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan DPMD dan juga dengan Kepolisian, agar pemilihan BPD segera dilaksanakan, jangan biarkan ada kekosongan BPD,” ungkap agus.

Ditempat terpisah, Makmur Kapala Desa Kanegarah Kecamatan Konang mengatakan, pentingnya peran BPD dalam penyelengaraan pemerintah desa, khususnya pada tahapan pencairan DD dan ADD serta yang lainnya.

“Demi kelancaran hajat pembangunan pemerintah khususnya di Kabupaten Bangkalan, kami mendesak agar segera dilaksanakan pemilihan BPD. Untuk desa Kanegarah sudah siap dan dipastikan aman dan kondusif,” tutupnya. (Arifin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *